Petugas Haji diberangkatkan oleh perwakilan Kemenag. foto: internet

Para petugas haji yang akan menunaikan tugasnya di Makkah, shalat berjamaah di dalam pesawat yang sedang terbang pada ketinggian puluhan ribu kaki menuju Bandara Abdul Aziz Jeddah. Ada 370 petugas haji yang akan ditempatkan di daerah kerja (Daker).

Para petugas haji tiba di Jeddah pada sekitar Selasa malam (9/7) pukul 17.00 waktu setempat atau pukul 21.00 WIB. Saking panjangnya perjalanan yang ditempuh, mereka melaksanakan shalat di atas pesawat yang terlebih dahulu didului oleh kumandang adzan waktu dzuhur melalui speaker pesawat dengan nomor penerbangan GA 980.

Para petugas pun bergegas membersihkan diri atau bersuci dengan cara bertayamum mengingat para petugas tengah melakukan perjalanan jauh dengan masa tempuh hampir 9 jam.

Shalat dzuhur dan ashar-pun dilaksanakan secara jamal qasar takdim. Salat jama qasar takdim adalah memendekkan sholat 4 rakaat menjadi dua rakaat yang dikumpulkan dalam satu waktu waktu salat pertama.

Shalat dilaksanakan secara berjamaah dipimpin oleh pembimbing ibadah melalui pengeras suara. Pesawat berbadan besar dengan logo Garuda lama yang klasik itu mengangkut 370 petugas haji yang akan ditempatkan di daerah kerja Mekkah.

Mereka merupakan petugas Mekkah gelombang pertama yang diberangkatkan, sementara petugas haji daerah kerja Mekkah gelombang kedua akan diberangkatkan pada Rabu, 10 juli 2019.

Tiba di Tanah Suci langsung menjalankan tugas menyiapkan segala keperluan jamaah haji. Para petugas bekerja menyiapkan fasilitas pendukung jamaah haji di tujuh zona pemondokan di Mekkah mulai, Rabu (10/7/2019) sebanyak 210 petugas haji Daker Mekkah lain diberangkatkan ke Tanah Suci dari Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.

Dengan demikian, total ada hampir 600 petugas haji Daker Mekkah yang akan mengemban amanat pelayanan, perlindungan, dan pembinaan kepada calon jamaah haji yang akan menjalankan rangkaian ibadah haji di Kota Mekkah, selama 62 hari.

Petugas haji Daker Mekkah gelombang pertama yang sampai di Arab Saudi, Selasa (9/7/2019) setibanya di Bandara Jeddah langsung berniat ihram dan bersiap menunaikan ibadah umrah.

Di sela tugas dan kewajiban menjadi pelayan tamu Allah, para petugas haji mendapatkan kesempatan untuk menunaikan rukun Islam kelima, menunaikan ibadah haji.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Prof. Nizar Ali dalam acara Pelepasan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1440 H/2019 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta pada 9 Juli berpesan kepada para petugas haji agar menjaga kesehatan.

“Pesan khusus yang pertama adalah jaga kesehatan karena tugas ini terasa berat kalau tidak didukung dengan kesehatan yang prima karena itu jaga kesehatan sebagai prioritas utama,” katanya.

Ia juga meminta para petugas haji menjaga hati selama melayani jamaah, dan menjaga nama baik Indonesia. “Kita adalah duta bangsa yang ada di Tanah Suci karena itu segala perilaku tindakan akhlak harus sesuai dengan perilaku, dengan koridor tradisi yang berkembang di Tanah Air,” kata Nizar. (net/lin)

LEAVE A REPLY