Pemimpin Cabang Pegadaian Merauke kehilangan istri dan ketiga anaknya yang meninggal akibat bencana tersebut. foto: dok humas Pegadaian

PT Pegadaian bergerak cepat untuk membantu korban gempa dan tsunami Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan mengirimkan bantuan di bawah koordinasi Deputi Bisnis Gorontalo, Yuslianto.

Direktur Jaringan Operasi dan Pemasaran Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, tim di Kantor Wilayah Menado juga sedang menginventarisir korban baik jiwa, aset nasabah maupun jaringan kantor Pegadaian yang rusak.

“Kami turut berduka cita atas musibah yang dialami oleh saudara-saudara kita di Palu, Donggala, dan sekitarnya.  Secara bertahap kami mengirimkan bantuan yang dikirimkan dari Gorontalo, Poso, dan Toli-toli menuju wilayah terdampak bencana,” ujar Damar sesaat sebelum berangkat menuju ke Palu seperti dirilis Humas, Minggu (30/9).

“Tim kami juga sedang melakukan inventarisasi aset baik SDM maupun kantor dan aset nasabah yang dititipkan di Pegadaian. Kami menjamin jika terdapat aset  nasabah yang hilang atau rusak akan diberikan penggantian sebagaimana mestinya. Yang jauh lebih penting saat ini adalah pemberian bantuan yang langsung meringankan beban korban bencana di lokasi,” pungkasnya.

Pegadaian Berduka

Sementara itu keluarga besar Insan Pegadaian merasakan duka yang mendalam. Dari korban meninggal akibat bencana tersebut terdapat anggota keluarga Moh. Wirasto Tune, Pemimpin Cabang Pegadaian Merauke. Istri beserta tiga anaknya menjadi korban bencana yang terjadi hari Jumat, 28 September 2018 tersebut.

Selama ini Wirasto bertugas di Kantor cabang Merauke, sedangkan istri beserta ketiga anaknya tinggal di Palu. Selain itu beberapa karyawan juga mengalami luka-luka. Informasi dari lokasi disampaikan banyak karyawan yang bertahan di gunung/ketinggian mengalami kekurangan air dan makanan. Sebagai bentuk empati Pegadaian mengirimkan bantuan berupa sembako, pakaian, serta BBM mengingat di lokasi terjadi kelangkaan. (lin)

LEAVE A REPLY