Prabowo dan Sandi saat deklrasi kemenangan di Posko BPN Prabowo Sandi Kertanegara, Kebayoran Baru, Kamis malam (18/4). foto: internet

Seperti diketahui, pemilihan Umum Presiden (Pilpres) di Indonesia mendapat banyak sorotan dari berbagai negara. Salah satunya, Denmark. Melalui Lembaga survey pemilu dan statistic asal kota Esbjerg, Denmark berbendera SOHN Foundation sengaja datang ke Indonesia.

Pimpinan SOHN Fondation Gillana Paulsen mengatakan, kedatangannya untuk mengadakan survey sekaligus memantau kegiatan pemilu di Indonesia. Gillana bersama 26 orang dari berbagai negara, serta dibantu dengan 2600 akademisi Indonesia melakukan pengamatan dan dan mendapat hasil pemilu Presiden melalui pencatatan suara sah.

“Lembaga ini khusus membuat survey itungan cepat melalui basis suara yang akurat. SOHN Foundation pengalaman bekerja di pemilu Zimbabwe, India, Kenya, Malaysia, dan Afrika Selatan dengan hasil yang baik serta terpercaya,” ungkap Gillana Paulsen, di Jakarta, Jumat (19/4).

Melalui metode pencatatan bertingkat sampai kecamatan dengan hanya surat C1 yang dihitung dan disebar seluruh Propinsi terutama propinsi padat penduduk seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

“Kami ke Indonesia untuk mengadakan pengamatan dan mendapat hasil pemilu Presiden melalui pencatatan suara sah per distrik ata Kecamatan,” kata Gillana yang selama di Indonesia, SOHN Foundation bermarkas di Jalan Kemang Dalam Jakarta Selatan dengan izin kunjungan sosial.

Akademisi yang disebar jumlahnya proporsional sesuai persebaran penduduk. “Dana ini kami peroleh dari swadaya masyarakat Uni Eropa yang ingin membantu kami untuk melihat demokrasi di negara Asia yang berkembang,” ujarnya.

Pihaknya, kata dia, datang dengan ‘Silent Operation’ untuk menjaga netralitas serta tidak mengenal siapapun di Indonesia kecuali staff Kedutaan dan penulis. “Kamis 18 April 2019, pukul 16.10 WIB, kami mendapatkan hasil tentang pemilu dari semua propinsi dan diyakinkan bahwa sudah mewakili 7200 Kecamatan seluruh Indonesia,” terangnya.

Berdasarkan hasil C1 Formulir yang sudah divalidasi oleh Akademisi lapangan SOHN Foundation. “Maka hasil dari Pemilu Presiden 2019, Jokowi – Amin memperoleh persentase 42.3%. Sedangkan Prabowo – Sandi menorehkan hasil 58.5%,” papar Gillian.

Data tersebut, klaim dia, diperoleh dari 2600 akademisi yang sedang belajar atau mendalami ilmu statistic, Matematika, Fisika, Sosial, Teologi, dan Ekonomi, disebar di seluruh Indonesia dengan tingkat akurasi 99%.

“Kami sekali lagi tidak kenal dengan semua partai pendukung dan calon Presiden serta teamnya. Kami hanya ingin melihat Indonesia menyelenggarakan pemilu dengan kepentingan mempertajam keilmuan kami sebagai lembaga survey dan statistic. Tantangan sangat besar di Indonesia yang menyelenggarakan pemilu hanya dalam satu hari,” tutupnya. (qih)

LEAVE A REPLY