Sebagai LKS PWU, BNI Syariah Ajak Masyarakat Berpartisipasi Proyek Wakaf

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo (tengah); Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Abdullah Gymnastiar (paling kanan). Foto: Humas BNI Syariah

BNI Syariah mengajak masyarakat dapat berpartisipasi dalam proyek wakaf. Ini karena amalan wakaf merupakan sedekah jariyah yang amalnya tidak terputus meskipun pemberi wakaf (wakif) sudah meninggal dunia.

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo mengatakan, BNI Syariah sebagai Lembaga Keuangan Penerima Wakaf Uang  (LKS PWU) telah menjalankan perannya sejak tahun 2008.

“BNI Syariah menyediakan Platform Digital Wakaf Hasanah untuk mempermudah wakif berwakaf dan mempermudah Nazhir menghimpun dana wakaf,” kata Firman dalam sambutan di acara Kajian Dhuhur, dengan tema Wakaf, Alirkan Hasanah yang Tak Terhingga di kantor pusat BNI Syariah, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/9/2019).

Dalam acara ini, dilakukan juga seremonial penyerahan simbolis dana wakaf dari BNI Syariah kepada Daarut Tauhid pimpinan KH Abdullah Gymnastiar alias AA Gym, senilai Rp350 juta untuk projek pembebasan lahan pembangunan ECO pesantren muslimah Daarut Tauhid di Bandung Barat, Jawa Barat.

Saat berwakaf, kata AA Gym, ada manfaat yang mengalir sehingga bisa memompa produktifitas, menggerakkan roda ekonomi, menjadi lokomotif pertumbuhan untuk membangun  peradaban. “Wakaf mengikat kemaslahatan bersama menjadi kekuatan dan bisa menyebarluaskan keadilan untuk kehidupan yang lebih bermanfaat,” kata Aa Gym.

Seperti diketahui, platform Wakaf Hasanah adalah program wakaf melalui uang untuk project wakaf yang dapat diakses wakif melalui website dan Aplikasi Wakaf Hasanah dengan pembayaran melalui transfer ke rekening Virtual Account.

Wakaf uang yang terkumpul dari wakif melalui wakaf hasanah akan didistribusikan kepada nazhir dengan proyek yang sudah wakif pilih. Saat ini ada total 23 nazhir yang bergabung di dalam wakaf hasanah dengan total wakif sebanyak 6.875. Total dana terhimpun di Wakaf Hasanah Rp 7,12 miliar dari 48 project yang sudah berjalan.

BNI Syariah dan Yayasan Daarut Tauhid secara aktif mengembangkan kerja sama dan sinergi untuk membentuk ekosistem halal. Di antaranya program Pelatihan Manajemen Masjid, pembukaan rekening untuk Program Santri Siap Guna, komunikasi pemasaran melalui Manajemen Qalbu Grup (TV, Travel, Digital, Ta’awun).

Kemudian pemanfaatan jasa pengelolaan keuangan syariah oleh Lembaga Pendidikan dan Koperasi Pondok Pesantren Daarut Tauhid, kerjasama dengan Duta Transformasi Insani dalam pembekalan kepemimpinan ODP Insan Hasanah, dan kerjasama BNI Syariah dengan lembaga nazhir melalui program Wakaf Hasanah. (lin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *