Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo (kiri) dan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Joni Hermana (kanan) saat penandatanganan MoU (memorandum of understanding) terkait pemanfaatan produk dan jasa perbankan syariah di Gedung Rektorat ITS Surabaya (27/12/2018). foto: dok humas BNI Syariah

Bank BNI Syariah terus merambah institusi universitas untuk menyasar generasi milenial. Menyusul penandatanganan nota kesepahaman atau MoU (memorandum of understanding) dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tentang pemanfaatan produk dan jasa perbankan syariah, di Gedung Rektorat ITS Surabaya, Kamis (27/12).

Direktur Utama Bank BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo mengatakan, dalam kerja sama ini BNI Syariah memfasilitasi lebih dari 18 ribu civitas akademika ITS dengan berbagai layanan seperti penerimaan pembayaran biaya kuliah, pembayaran payroll untuk dosen dan pegawai.

Selain itu, lanjut Firman, cash management yang didukung teknologi dan jaringan yang terintegrasi dengan BNI Induk seperti Elektronik Banking (SMS Banking, Internet Banking dan Mobile Banking), Tapcash, VCN (Virtual Card Number), call centre BNI 1500046, ATM di lebih dari 16 ribu ATM BNI, dan lebih dari 1.500 Kantor Cabang BNI yang melayani transaksi syariah (SCO).

“BNI Syariah juga menyediakan produk perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah seperti tabungan BNI iB Hasanah, BNI Baitullah iB Hasanah, serta pembiayaan talangan umrah untuk dosen dan karyawan bekerjasama dengan NRA Travel serta pembiayaan BNI Griya iB Hasanah,” ujar Firman usai tanda tangan bersama Rektor ITS Joni Hermana.

BNI Syariah juga, lanjut Firman, bekerja sama dengan ITS memberikan beasiswa untuk mahasiswa/i Hafidz (penghafal)Qur’an. “Universitas sebagai institusi pendidikan perlu didukung dalam membangun generasi muda yang merupakan aset bangsa dengan fasilitas yang menunjang untuk kecepatan dalam transaksi keuangan,” ujar Firman dalam rilis Humas BNI Syariah, Jumat (28/12).

Sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik, lanjut dia, prudentdan efisien. Melalui edukasi dan literasi keuangan syariah, maupun inklusi terhadap produk dan layanan perbankan syariah mahasiswa mahasiswi dapat mempersiapkan perencanaan keuangannya dengan baik dan tepat.

“Halal Ecosystem akan terus ditumbuhkan dari sektor pendidikan karena mahasiswa/i menjadi aset sumberdaya manusia untuk menciptakan generasi muda yang berakhlak dan bermartabat,” imbuhnya.

“Alhamdulillah berkat sinergi halal ecosystem porsi dana murah (tabungan dan giro) BNI Syariah meningkat. Per November 2018 mencapai Rp 18,778 triliun dengan jumlah rekening atau NoA mencapai 2.867.255 tumbuh sebesar 29,58% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 14.491.577 triliun,” paparnya.

Sebagai Ibukota Provinsi Jawa Timur, Kota Surabaya menjadipusat bisnis terbesar kedua setelah Jakarta. Dengan total penduduk Surabaya yang mencapai hampir 3 Juta jiwa dengan mayoritas sebesar 77,25% pemeluk agama islam menjadi sumber daya dan potensi utama bagi pertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya, khususnya potensi ekonomi syariah dan Industri Halal.

Dengan mempertimbangkan potensi daerah dan potensi ekonomitersebut, maka BNI Syariah memandang perlu untuk memberikan layanan di Kota Surabaya. Tercatat hingga saat ini bank syariah pelat merah ini memiliki 19 outlet dan 110 Syariah Channeling Office (SCO) yaitu kantor Cabang BNI Konvensional yang melayani transaksi syariah dengan Kantor Wilayah BNI Surabaya di Jalan Bojonegoro.

E -Banking BNI Syariah

E-banking merupakan layanan electronic banking BNI Syariah yang terintegrasi dengan BNI induk dimana dapat diakses nasabah 24 jam melalui aplikasi sms banking, mobile banking, phone banking, internet banking, call centre 1500046 dan ATM BNI yang berada di 16.000 outlet.

Berbagai fitur transaksi finansial perbankan diantaranya tarik tunai, transfer antarbank, pembayaran kartu kredit, pembelian tiket pesawat dan lain-lain dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun.

Layanan perbankan yang diberikan BNI Syariah bagi nasabah perusahaan dalam mengelola arus informasi dan transaksi keuangan bisnis yang dijalankan sehingga memberikan hasil yang optimal dan meningkatkan effisiensi serta efektivitas bisnis.

Layanan ini mengintegrasikan teknologi informasi Perusahaan dengan Bank, sehingga transaksi yang dilakukan dapat dilakukan secara online, realtime dan direkonsiliasikan oleh Perusahaan. Layanan ini dilengkapi sistem keamanan yang prudent sehingga nasabah dapat merasa aman dan nyaman dalam melakukan transaksi keuangan. (lin)

LEAVE A REPLY