Ayu Ting Ting, pemeran utama film Nyai. foto: internet

Pedangdut Ayu Ting Ting terlibat dalam film horor produksi RA Pictures bertajuk Nyai. Menurutnya, bermain film horor merupakan tantangan baru untuk kariernya. Apalagi, Ayu Ting Ting mengaku sangat penakut dengan hal-hal berbau mistis.

“Saya penakut, enggak pernah di film horor. Tantangan baru buat saya, karena enggak gampang main film horor,” kata Ayu Ting Ting di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (1/11).

Syuting perdana untuk film horor memberi pengalaman menantang bagi pelantun Sambalado tersebut. Dia tidak menampik pernah merasakan kejadian mistis di lokasi syuting film Nyai.

“Waktu itu saya pas adegan sama Bu Ayu (Ayu Dyah Pasha) di gudang. Sebelum mulai HT (Handy Talkie) tiba-tiba bunyi ketawa perempuan, dan langsung di-cut,” beber Ayu Ting Ting.

Dalam film Nyai, Ayu Ting Ting berperan sebagai Rosmalina. Untuk mendalami peran tersebut, dia banyak belajar dari pemain.

Peran sutradara yakni Arie Azis juga cukup membantu Ayu Ting Ting berakting. “Saya banyak tanya ke pemain lain, gimana sih memerankannya,” imbuh ibu satu anak tersebut.

Produser sekaligus pemain film horor Arwah Tumbal Nyai, Raffi Ahmad mengungkapkan pembuatan film tersebut merupakan film trilogi. Sebelumnya Arwah Tumbal Nyai memproduksi part, Arwah diperankan Zaskia Gotik yang tayang, 27 September 2018.

Kini ini, Raffi launching film Arwah Tumbal Nyai dengan part Nyai. Giliran Ayu Ting-ting dipercaya menjadi pemeran utama. Film ini  tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia, nanti  29 November 2018.

Raffi mengungkapkan dirinya membuat film trilogi karena ingin mencoba memberi identitas yang baru. “Ini merupakan satu konsep yang beda saja. Jadi horor di Indonesia banyak banget,”  Raffi di tempat yang sama.

Menurut presenter kondang ini, peredaran film horor kadang seminggu satu dan sebulan bisa sampai empat atau lima film tayang di bioskop bahkan sekarang ada dua film horor tayang dalam seminggu,” ujar ayah dari Rafatar buah dari pernikahannya Nagita Slavina.

Jadi, lanjut Rafi, pihaknya mau mencoba memberi identitas yang baru. “Trilogi kan belum pernah ada yang bikin. Ayu, Dewi sama Gotik, kan mereka juga chemistrinya cukup dekat. Jadi untuk promo juga mudahlah,” kilah Raffi, ayah satu anak.

Konsep trilogi yang saat ini dibuat olehnya, lanjut dia, merupakan sambungan proyeknya dengan almarhummah Julia Perez (Jupe). Namun sebelum itu terwujud Julia Perez sudah dipanggil lebih dulu oleh sang illahi.

“Triologi mereka menyambung almarhumah Julia Perez. Waktu itu Jupe minta buatin film bareng Zaskia dan Ayu. Ya udah Pe (penggilan ke Julia Perez) kita bikin. Terus sampe Jupe meninggal aku lihat Dewi Persik (DP) seperti dejavu. Terus DP, Ayu Ting Ting, dan Zaskia Gotik bisalah buat main film yang dimau almarhumah Jupe,” ungkap Rafi.

Rafi mengakui dirinya masih banyak belajar dalam hal produksi pembuatan film. “Ya aku juga masih belajar sih. Tahun 2018 ini aku coba bikin 6 film, cukup bagus. Alhamdulillah. Semuanya mendapatkan sambutan yang cukup baik,” ujarnya bangga.

Dirinya bersama tim juga jual produksi filmnya sampai ke luar negeri. Film yang Zaskia Gotik ini, kita mau coba tanyangi di Malaysia juga. Buat 2019, insyallah kita kurang lebih kisaran 10 lebih film,” tutupnya. (lin)

LEAVE A REPLY