Seremoni peletakan batu pertama yang dilakukan Ketua Baznas Prof Bambang Sudibyo di Komplek Wakaf Al-Askar, Desa Doda, Kecamatan Kinavaro, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (23/1/2020). Foto: humas Baznas

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melaksanakan program pembangunan masjid untuk korban gempa Sigi. Ditandai peletakan batu pertama di Komplek Wakaf Al-Askar, Desa Doda, Kecamatan Kinavaro, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (23/1/2020).

semarak.co -Hadir dalam peletakan batu pertama Gubernur Sulawesi Tengah H. Longki Djanggola, Direktur Kepatuhan dan SDM Askrindo Firman Berahima, dan Ketua Baznas Prof. Bambang Sudibyo.

Diberi nama Masjid Al-Askar, program pembangunan masjid ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) Askrindo dan Baznas yang telah ditandatangani sebelumnya. Dalam kerja sama ini Askrindo menyalurkan dana senilai Rp1,5 miliar untuk pembangunan masjid.

Ketua Baznas Prof Bambang Sudibyo mengatakan, dampak bencana gempa besar dan tsunami di sebagian besar wilayah Sulawesi Tengah membuat banyak masyarakat kehilangan tempat tinggal dan juga sarana ibadah.

Pembangunan masjid ini, lanjut Bambang, merupakan salah satu wujud nyata BAZNAS dan Askrindo untuk memberikan sarana ibadah yang layak dan nyaman bagi masyarakat pascabencana.

“Peletakan batu pertama Masjid Al-Aksar ini akan menjadi titik awal perkembangan Umat Islam di Sigi. Membangun sebuah masjid merupakan perintah agama,” imbuh Bambang dalam rilis Humas Baznas, Kamis malam (23/1/2020).

Tidak hanya sekedar membangun fisik masjid semata, lanjut Bambang, pembangunan masjid ini juga akan menghidupkan dan memakmurkan jamaah dan umat di sekitarnya. Lewat program pembangunan masjid Al-Aksar ini, Bambang berharap masyarakat kedepannya dapat memaksimalkan fungsi masjid dengan sebaik-baiknya.

“Nantinya masyarakat bisa menjadikan masjid sebagai pusat ibadah menggelar kegiatan dakwah untuk pembinaan masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas hidup berbangsa dan bernegara lewat agama,” jelasnya.

Selain kerja sama lewat program pembangunan masjid lewat Program Askrindo Peduli Keagamaan, Baznas memiliki sebelas lembaga program yang dimana nantinya akan disesuaikan untuk mengelola dana sosial dan bina lingkungan Askrindo demi mengembangkan lima aspek kehidupan yang meliputi Ekonomi, Pendidikan, Dakwah, Kesehatan, dan Kemanusiaan. (smr)

LEAVE A REPLY