Direktur Strategi Korporasi & Human Capital Managment M. Aprindy (kedua dari kanan berdiri dan Andi Gani keempat dari kiri berdiri) saat melakukan kunjungan kerja ke Proyek di Pulau Nipa, Batam, bersama jajaran komisaris dan direksi. Foto: humas PT PP.

PT PP merupakan investor sekaligus kontraktor dalam proyek Storage Tank Terminal dengan kapasitas 1.000.000 m3. Dengan total nilai proyek hampir mencapai US$ 400 Juta, diharapkan selesai kuartal pertama 2021.

Presiden Komisaris PT PP Andi Gani Nena Wea mengatakan, Ini blue print pengembangan Pulau Nipa yang dicanangkan pemerintah sebagai wilayah pertahanan berbasis ekonomi, pada 2010.

Pulau Nipa ini berada di sebelah barat laut dari pelabuhan Sekupang di pulau Batam. Saat ini, kawasan tersebut ditempati prajurit TNI AL di bawah Komando Lanal Batam. Pada 2004 Pulau Nipa hampir tenggelam, lanjut Andi Gani, sehingga berpotensi menghilangkan batas-batas terluar Base Point wilayah NKRI.

“Pemerintah pun melakukan revitalisasi dengan cara mereklamasi Pulau Nipa yang selesai tahun 2008. Upaya tersebut juga merupakan salah satu bukti keseriusan NKRI dalam mempertahankan batas–batas wilayahnya agar kejadian seperti kasus Pulau Sipadan dan Ligitan tidak lagi terulang,” ucap Andi Gani saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi proyek, seperti rilis Humas PT PP, Sabtu (22/6/2019).

Design yang digunakan pekerjaan dimaskud teknologi terbaru yang bisa digunakan untuk White Product. White product adalah suatu produk yang bernilai tinggi yag merupakan hasil pengolahan dari minyak mentah (crude oil) melalui proses penyulingan (Distilasi) dengan karakteristik produk yang lebih jernih.

Selain itu, bervolatilitas rendah, tidak berwarna dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan dengan Black Product. Contoh product yang dimaksud adalah Gasoline (Bensin), HSD (Diesel), Kerosine (Minyak Tanah), Naphta, MTBE.

“Design tanki yang digunakan menggunakan teknologi yang terbaik saat ini dilengkapi Internal Floating Roof (IFR) yang akan mengurangi kehilangan produk karena penguapan (vapor loss) hingga 85 sampai 90 persen,” katanya.

Selain itu Proyek Nipa Storage Tank Terminal ini, klaim dia, menggunakan jenis Alumunium Dome Foor yang memiliki kelebihan selain lebih ringan, bebas perawatan serta tidak terkontaminasi dengan berbagai jenis product.

“Dengan demikian selain memiliki nilai strategis, dengan dibangunnya Storage Tank Terminal Project menjadi potensi kawasan strategis untuk pengembangan ekonomi yang efektif untuk menjaga NKRI sebagai Pertahanan berbasi Ekonomi,” tandas mantan aktifis buruh.

Seperti diketahui, Indonesia dengan beragam kekayaannya memiliki arti yang sangat penting bagi kita. Dari Sabang hingga Merauke terbentang kekayaan laut dan ribuan pulau yang merupakan kebanggaan jatidiri bangsa.

Luas negara Indonesia mecakup wilayah darat dan laut mencapai 8,3 juta kilometer persegi dengan jumlah pulau yang berhasil diidentifikasi sejumlah 17,504.

Tak bisa disangkal bahwa banyak sekali pulau-pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga dan salah satunya adalah Pulau Nipa Pulau Nipa, adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di perbatasan Indonesia dengan Singapura, dan merupakan wilayah dari pemerintah kota Batam, provinsi Kepulauan Riau.

Untuk itu, Andi Gani didampingi Dewan Komisaris lain beserta Direktur Strategi Korporasi & Human Capital Managment M. Aprindy dan Direktur Operasi 3 Abdul Haris Tatang melakukan kunjungan kerja untuk melihat sejauh mana perkembangan proyek tersebut. (lin)

LEAVE A REPLY