Pembinaan untuk peternak sapi perah dalam program PKBL Sucofindo. Foto: humas Sucofindo

PT Sucofindo melaksanakan pembinaan untuk peternak sapi perah dan memberikan bantuan Program Bina Lingkungan atau PKBL di sektor pelestarian alam dan pendidikan.

semarak.co -Bantuan ini diberikan Komisaris Independen Sucofindo Achmad Sudrajat dan Komisaris Sucofindo Faisal Halimi pada SMKN Tutur Pasuruan dan Yayasan Al-Ikhlas Andonosari di Pasuruan, JawaTimur, Jumat (24/1/2020).

Achmad Sudrajat menyampaikan, program Penciptaan Wirausaha Muda ini diselenggarakan sebagai upaya untuk membina generasi muda agar tetap produktif dalam melanjutkan bisnis peternakan sapi perah yang diwarisi dari orangtuanya.

“Harapannya, mereka yang berasal dari keluarga peternakan sapi Nongko jajar ini mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas susu serta manajemen peternakan yang lebih baik lagi,” kata Sudrajat dalam rilis Humas Sucofindo, Jumat malam (24/1/2020).

Ketua Koperasi Peternak Sapi Perah Setia Kawan, Kusnan memberikan apresiasinya kepada Sucofindo melalui Program Mitra Binaan ternak sapi perah di Nongko jajar mengalami peningkatan produksi susu sebanyak 160 ton per hari yang sebelumnya memproduksi 130 ton per hari.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Sucofindo yang telah membantu dan membina peternak sapi perah di Nongko jajar sehingga produksi susu dan penambahan ternaknya semakin meningkat dari tahun ke tahun,” kata Kusnan dalam sambutannya dirilis yang sama.

Pada kesempatan yang sama Sucofindo juga turut memberikan bantuan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) sektor lingkungan alam di SMKN Tutur-Pasuruan dan sektor pendidikan di yayasan Al Ikhlas Andonosari-Pasuruan.

Melalui sektor lingkungan alam, Sucofindo memberikan bibit tanaman sengon dan tanaman nangka dengan total bantuan 1000 bibit.

Achmad Sudrajat menambahkan, penanaman bibit ini bertujuan untuk meningkatkan awareness bagi para siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan secaraber kelanjutan juga memberikan manfaat reboisasi yang salah satunya adalah mencegah terjadinya erosi tanah.

“Peran kerja sama dan kepedulian merupakan salah satu cara untuk mewujudkan cita-cita bersama sehingga masyarakat Pasuruan akan semakin maju dan berkembang,” ucap Sudrajat.

Tidak hanya itu, guna meningkatkan mutu pendidikan dan mendukung pemerintah dalam memajukan bangsa dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi, Sucofindo memberikan bantuan peralatan Lab.Komputer untuk yayasan Al-Ikhlas Andonosari.

Komisaris Sucofindo Faisal Halimi mengambahkan, Sucofindo berusaha untuk terus membantu dan merupakan wujud kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sehingga keberadaannya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Faisal berharap melalui kegiatan PKBL ini mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan, tidak hanya jangka pendek namun juga di masa depan.

“Sucofindo berkomitmen untuk terus membantu pengembangan lingkungan hidup dan masyarakat sekitar untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dengan memanfaatkan potensi lokal,” tutup Faisal.

Terkait dengan jasa di sektor PKBL, Sucofindo memiliki jasa untuk social mapping, jasa Audit ISO 26000 berupa Gap Analysis, Training ISO 26000 maupun penyusunan Sustainability Report, dan penentuan Community Satisfaction Index (CSI) melalui Indeks Kepuasan Masyarakat & pengukuran dampak program CSR (corporate social responsibility) dengan metode SROI (Social Return On Investment). (lin)

LEAVE A REPLY