Wings Air mendarat di Bandar Udara Sultan Thaha, Jambi dari Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara, Bandung sebagai penerbangan perdana dengan pesawat ATR 72-600. Foto oleh: William Hendrawan. Foto: Humas Lion Group

Maskapai Wings Air member of Lion Air Group menyampaikan informasi, resmikan layanan domestik secara berjadwal melalui pembukaan rute dan penambahan frekuensi terbang dari dan menuju Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat (BDO), Jumat (9/8/2019).

Operasional jaringan baru tersebut, Wings Air mencatatkan tingkat ketepatan waktu (on time performance) 90%. Ini sehubungan pengembangan bisnis bulan ini di Bandung.

Direktur Operasi Wings Air, Capt Redi Irawan mengucapkan terima kasih atas dukungan dan koordinasi dari regulator, pemerintah daerah setempat beserta jajaran, pangkalan TNI Angkatan Udara.

Lantas pengelola bandar udara di masing-masing, pengatur lalu lintas udara dan berbagai pihak lainnya dalam mewujudkan kelancaran terselenggaranya penerbangan perdana.

Wings Air akan senantiasa memperkuat jaringan yang sudah dilayani yakni beroperasi 18 frekuensi PP dari dan menuju Bandung. Kehadiran penambahan layanan pada destinasi instagenic saat ini menjadikan Wings Air memiliki frekuensi rata-rata per hari 34 pp.

Wings Air juga mengapresiasi kerjasama dari kru pesawat, petugas layanan darat (ground handling) yang memperlancar operasional serta terus menjaga kualitas layanan.

Dalam upaya menggugah minat traveling, Wings Air menawarkan pengalaman terbang setiap travelers dengan menggunakan turboprop tipe ATR 72-500 atau ATR 72-600. Pesawat ini berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi, paling nyaman dan canggih di kelasnya yang mampu menerbangi rute jarak pendek secara point to point.

Penerbangan juga semakin berkesan, karena interior pesawat didesain modern dan futuristik, sehingga bisa lebih santai saat berada di kabin. Travelers serasa menikmati jet pribadi karena konfigurasi kursi 2-2.

Sehingga dapat bersantai ketika di kabin, bisa bekerja lebih leluasa atau hanya sekadar menikmati pemandangan memukau dari ketinggian, daya tarik bahwa pesawat mampu terbang dengan rendah.

“Selain itu, bisa menikmati dan melihat pemandangan luar yang akan memanjakan mata karena pesawat mampu terbang dengan rendah,” ungkap Capt Redi seperti dirilis Humas Lion Group, Sabtu (10/8/2019).

Untuk rute Bandung menuju Tanjung Pandan, Bengkulu dan Jambi tahap awal dilayani empat kali dalam seminggu. “Wings Air optimis, seiring operasional dan tren permintaan pasar tumbuh positif, kedepan frekuensi akan ditingkatkan,” imbuhnya.

Wings Air menilai, kehadiran layanan penerbangan dari dan menuju Bandung menjadi bagian kesungguhan dalam menjembatani antarwilayah “Sumatera dan Jawa”, dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

“Wings Air akan memberikan nilai lebih kepada travelers, karena waktu tempuh antardestinasi relatif singkat, efektif dan efisien,” ujarnya.

Tersedianya jadwal penerbangan yang tepat akan memberikan nilai tambah bagi pebisnis, wisatawan dan masyarakat di Bandung mempunyai kesempatan untuk melanjutkan perjalanan dengan koneksi penerbangan (connecting flight).

Itu semua melalui bandar udara di Jambi, Bengkulu, Pangkalpinang, Tanjung Pandan, Jakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Yogyakarta dan Bandar Lampung menuju kota-kota berikutnya bersama Lion Air Group (Lion Air, Wings Air dan Batik Air).

Pembukaan rute baru dan penambahan frekuensi terbang telah menjadi wujud keseriusan Wings Air dengan pertimbangan potensi pasar serta diikuti tingginya permintaan travelers yang mengharapkan tersedia alternatif penerbangan langsung, sehingga tercipta interkonektivitas terbaik antardestinasi.

Rute tersebut juga menjadi bagian upaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pengembangan pariwisata nasional, termasuk kunjungan wisatawan serta pemerataan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Bandung menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan saat mengunjungi kawasan ini dan sekitarnya, seperti MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) dan pendidikan, juga menawarkan beragam objek wisata popular.

Antara lain keindahan alam, didukung iklim sejuk dan topografi daerahnya berlatar pegunungan, wisata sejarah, kuliner, petualangan, seni dan budaya. Dalam mempersiapkan perjalanan semakin menyenangkan, travelers dapat memulai rencana penerbangan lebih awal.

Wings Air menghadirkan layanan menurut kebutuhan, apabila akan membawa bagasi maka dapat membeli. Sebaliknya, jika bepergian tanpa bagasi, maka tidak perlu membayar bagasi.

Bagi travelers yang akan membawa bagasi bisa membeli voucher bagasi (pre-paid baggage) melalui agen perjalanan (agent travel), www.lionair.co.id dan kantor penjualan tiket Lion Air Group.

Travelers juga bisa membeli dengan harga lebih hemat pada saat dan setelah pembelian tiket (issued ticket), dengan batas waktu maksimum enam jam sebelum keberangkatan. Ketentuan barang bawaan ke kabin (hand carry).

Aturan yang berlaku yaitu setiap pelanggan (kecuali bayi), diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) dengan maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item) seperti tas laptop/ perlengkapan bayi/ bahan membaca/ kamera/ tas jinjing wanita (hand luggage) sesuai ketentuan maksimum ukuran dimensi bagasi kabin. (lin)

LEAVE A REPLY