Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BRI Sis Apik Wijayanto (kiri) bersama perwakilan pekerja migran Indonesia

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali memperkuat bisnis Remittancenya melalui peluncuran Program Remittance BRI Mobile (REMBO) yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (13/5). REMBO merupakan program Remittance BRI selama periode bulan suci Ramadan.

REMBO ini ditujukan untuk memberikan kemudahan transaksi bagi para Pekerja Migran Indonesia yang berada di luar negeri dalam mengirimkan uang ke Indonesia. Peluncuran dihadiri Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BRI Sis Apik Wijayanto, Direktur Jaringan dan Layanan Bank BRI Osbal Saragi Rumahorbo, Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Andri Hadi, dan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana.

Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BRI Sis Apik Wijayanto mengatakan, nama REMBO dipilih dikarenakan sangat familiar bagi masyarakat dan merupakan icon yang mudah diingat. Hal ini senada dengan tagline yang diusung BRI melalui program REMBO ini yaitu “Simple, Aman, Sekarang”.

“Melalui program ini, BRI ingin bermaksud memberikan pengalaman baru bagi Pekerja Migran Indonesia dalam mengirim uang ke tanah air dengan mengutamakan aspek kecepatan dan keamanan, yaitu melalui aplikasi berbasis mobile. Program REMBO merupakan strategi Bank BRI dalam memberikan kemudahan dalam transaksi pengiriman uang yang praktis, aman, dan efisien bagi para Pekerja Migran Indonesia,” ungkap Sis Apik Wijayanto dalam rilisnya.

Program ini, lanjut Sis Apik, akan serentak dapat dinikmati oleh para warga Indonesia di luar negeri khususnya para Pekerja Migran Indonesia di empat negara yaitu, Malaysia, Hong Kong, Singapura, dan Korea Selatan.

“Empat negara ini dipilih karena menunjukkan tren penggunaan aplikasi mobile di kalangan Pekerja Migran Indonesia yang cukup tinggi. Selain itu, BRI juga bermaksud menguatkan posisi sebagai market leader di bisnis remitansi,” imbuhnya.

Tercatat dari 4 negara tersebut Bank BRI menerima tidak kurang dari 10 triliun rupiah setiap tahun. Angka tersebut bisa mencapai lebih dari dua kali lipat jika ditotalkan secara global, dengan pencapaian market share sebesar 25%.

Pekerja Migran Indonesia dapat mengikuti program ini melalui aplikasi partner Bank BRI selama periode berlangsung. Para pekerja tinggal mendownload aplikasi dan sudah bisa langsung aktif bertransaksi.

Di samping itu, para Pekerja Migran Indonesia berkesempatan pula untuk mendapatkan hadiah menarik dari Bank BRI dengan bertransaksi sebanyak-sebanyaknya seIama periode program REMBO berlangsung, salah satunya berkesempatan untuk mendapatkan tiket gratis pulang ke Indonesia dan hadiah menarik lainnya.

BRI menggandeng Grup Tranglo sebagai official partner selama masa periode program ini berlangsung. Dengan kerjasama dengan Tranglo, Bank BRI juga terkoneksi dengan beberapa aplikasi rekanan yang ikut dalam program ini yaitu: Malaysia (TikFX, Valyou, BFC), Singapore (TikFX, Singcash), Hong Kong (TNG), Korea (Sentbe, Gmoney), dengan total coverage lebih dari 50.000 pengguna aktif.

Bersamaan dengan dengan kegiatan tersebut, Bank BRI dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI juga kembali mengkampanyekan program Safe Travel 2018 yang telah di luncurkan di Jakarta, April 2018 silam. Penguatan kampanye program Safe Travel ini ditujukan untuk melindungi seluruh warga Negara Indonesia yang berada di Luar Negeri.

Bank BRI secara terus-menerus bersama Kemlu terus berkoordinasi dalam meningkatkan layanan perbankan yang mampu mempermudah warga Negara Indonesia yang tengah berada di luar negeri. Selain itu, dalam kesempatan ini Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur juga melakukan sosialisasi pemilu 2019 kepada para Pekerja Migran Indonesia.

“Kami berharap melalui dua kegiatan ini, para pekerja dan pelancong dari Indonesia dapat merasakan kemudahan lebih serta diuntungkan melalui berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh BRI.” tutupnya. (lin)

LEAVE A REPLY