Menkopolhukam Wiranto (dua dari kiri) menyerahkan penghargaan kepada Dirut Citilink Juliandra

Maskapai berbiaya hemat atau low cost carrier (LCC) Citilink Indonesia menjadi satu-satunya maskapai Indonesia yang menerima penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) atas peran serta dalam program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) untuk menciptakan dunia penerbangan tanpa narkoba. Penghargaan ini diberikan dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018 di Lido, Bogor, Kamis (12/7).

Penghargaan tersebut diserahkan Menko Polkuham Jend TNI (Purn) Wiranto mewakili Presiden didampingi Kepala BNN, Komisaris Jenderal Polisi Heru Winarko kepada Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo.

Direktur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo mengatakan, Citilink telah melakukan kerja sama strategis dengan BNN untuk terus mendukung program anti narkotika nasional di sektor penerbangan komersil. Citilink sebagai maskapai nasional, kata Juliandra, berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba.

“Penghargaan yang diterima Citilink ini merupakan sebuah kehormatan mengingat Citilink adalah maskapai Indonesia yang bekerja sama erat dengan BNN untuk memastikan keamanan dan keselamatan penerbangan,” ujar Juliandra setelah menerima penghargaan di Lido Bogor, Kamis (12/7) seperti dirilis Humas Citilink.

Adapun jenis kerja sama dengan BNN, rinci Juliandra, sosialisasi bahaya narkoba tidak hanya kepada kepada semua pegawai Citilink tapi juga di kepada penumpangnya di setiap penerbangan. “Selama ini Citilink terus melakukan koordinasi yang erat dengan BNN terkait dengan peredaran Narkoba melalui jalur transportasi udara,” ujarnya.

Selain itu, maskapai pelat merah ini melakukan kerja sama pemeriksaan urine secara acak kepada seluruh karyawannya baik yang bertugas di darat maupun udara. Kemudian, Citilink dan BNN juga mengkampanyekan hidup sehat tanpa narkoba dengan menggelar ajang sepeda santai beberapa waktu lalu di Bandung pada bulan April 2018. (lin)

LEAVE A REPLY