Perusahaan memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat terutama masyarakat yang ada di sekitar di mana perusahaan itu berdiri. Cimory tidak hanya memikirkan keuntungan semata, lebih dari itu, apa yang bisa kita berikan sebagai perusahaan untuk negara kepada masyarakat, tentunya lapangan pekerjaan?

Karena apa? Karena apabila satu negara tidak memiliki atau kurang lapangan pekerjaan yang cukup tentunya masyarakatnya belum sejahtera. Apabila kita sebagai perusahaan hanya melakukan CSR saja yaitu memberikan sedikit kontribusi kepada masyarakat jumlahnya tidak bisa besar dan juga tidak bisa terus menerus.

Satu-satunya yang bisa dilakukan adalah menciptakan lapangan pekerjaan, karena dengan demikian perusahaan bisa berkelanjutan dan berkontribusi pendapatan untuk  masyarakat.

Program Miss Cimory merupakan program yang di bangun berdasarkan prinsip dan nilai-nilai sosial yang selalu di junjung tinggi oleh Cimory dan sudah menjadi titik fokus Cimory sejak tahun 2013, dan terus berkembang dan meluas sampai saat ini.

Sebagai gambaran total penghasilan yang diberikan Cimory kepada miss cimory lebih dari 30 milyar dalam 1 tahun, secara perusahaan kami sudah menciptakan lapangan pekerjaan baru lebih dari 30 milyar setiap tahun.

Tentunya bila dibandingkan ini jauh lebih besar daripada donasi atau CSR yang bias diberikan. Dengan menciptakan lapangan pekerjaan yang banyak kita bisa memberikan jauh lebih dari CSR.

Program miss cimory ini sangat unik, karena kami merekrut para ibu-ibu, lalu kami memberikan pendidikan training mulai dari bagaimana cara berjualan, cara berkomunikasi, cara melayani pelanggan, lalu kami berikan pelatihan dan juga modal untuk memulai usaha sendiri.

Tidak hanya modal dan pelatihan, kami juga memberikan pendampingan secara one on one dengan para staff kami lulusan dari universitas terbaik di Indonesia. Kami melakukan skill transfer secara intensif agar ibu-ibu tersebut bisa menjadi miss cimory independen, miss cimory yang mandiri.

Sudah banyak miss cimory yang kami ciptakan, dan target kami ingin maju lagi sampai ke 10.000 ibu-ibu untuk menjadi miss cimory. Apabila 1 perusahaan bisa menciptakan 1000 lapangan pekerjaan dan kita memiliki 1000 perusahaan di Indonesia seperti cimory, akan tercipta banyak lapangan pekerjaan baru.

Presiden Direktur PT Cimory Mountain Dairy Farell Sutantio memberikan sambutan. Foto: Humas Chimory

Solusinya menurut kami bagaimana perusahaan-perusahaan di Indonesia bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat di sekitarnya.

 

Program Miss Cimory memiliki 3 misi besar yaitu :

Memberikan nutrisi terbaik untuk masyarakat Indonesia melalui produk-produk berkualitas tinggi dari Cimory dan pengantaran langsung ke rumah konsumen.

Membantu para wanita Indonesia untuk menjadi wanita yang mandiri, terlebih bagi para ibu rumah tangga agar dapat meningkatkan perekonomian keluarga.

Mendukung program pemerintah menciptakan masyarakat yang cerdas, mandiri, dan kuat.

Komitmen Cimory untuk membuat program Miss Cimory ini berkesinambungan dan semakin kuat dibuktikan dengan terdapatnya lebih dari 68 Cimory Center yang tersebar di seluruh pulau Jawa, Bali, dan Lampung. Saat ini sudah ada lebih dari 1200 wanita yang telah bergabung di dalam Program Miss Cimory.

Cimory Center ini memegang peranan sangat penting dalam pembinaan para anggotanya, karena di center ini para wanita dapat berbagi pengalaman mereka yang membahagiakan ataupun kendala-kendala yang mereka alami ketika menjalankan tugas sebagai Miss Cimory. Bagi para Miss Cimory, Cimory center ini sudah seperti rumah kedua bagi mereka, dimana mereka bisa saling berbagi pengalaman dengan sesama Miss Cimory.

Dalam  acara Anniversary & Awarding,  Cimory memiliki 100 penghargaan yang ditujukan khusus untuk Miss Cimory. Dimana penghargaan-penghargaan tersebut terbagi ke dalam; 11 penghargaan untuk Miss Cimory yang memiliki masa kerja selama 3 tahun, 1 penghargaan untuk Miss Cimory yang memiliki masa kerja 5 tahun, 29 penghargaan untuk Miss Cimory yang memiliki masa kerja 1 tahun, 52 penghargaan untuk Miss Cimory ideal, 1 penghargaan untuk Miss Cimory yang memiliki masa kerja terlama, 1 Miss Cimory terbaik, dan 5 karyawan Cimory yang berjuang untuk membina Miss Cimory.

Menilik kebelakang tentang Cimory sendiri, Cimory hadir berawal dari sebuah misi sosial, dimana pemilik perusahaan ini ingin membantu kesulitan para peternak sapi di wilayah Cisarua Bogor dalam menjual susu sapi mereka.

Dari kepedulian inilah Cimory pertama kali menciptakan produk olahan susu seperti yoghurt, dimana Cimory membeli susu sapi segar bahkan 10 persen lebih tinggi dari harga pasaran. Ini bukti bahwa Cimory lahir dari rasa peduli yang kuat akan masyarakat sekitarnya.

Nilai-nilai falsafah inilah yang diteruskan dan menciptakan Program Miss Cimory. Cimory sangat berharap program ini akan dapat membantu memberdayakan para wanita Indonesia lebih banyak lagi dan menjangkau Indonesia lebih luas lagi.

Hendri Viarta, National Direct Selling Manager Miss Cimory, mengatakan bahwa Cimory sangat ingin membuat wanita Indonesia, terlebih yang di akar rumput menjadi lebih produktif.

“Sudah menjadi bagian visi Cimory untuk menjadi sebuah perusahaan yang berkontribusi pada negara Indonesia. Sewaktu kami memulai program Miss Cimory di tahun 2013, kami melihat bahwa menjadi ibu rumah tangga bukan berarti wanita tidak bisa membuat penghasilan buat keluarga, dan pemberdayaan perempuan merupakan isu penting yang dapat membantu pengentasan kemiskinan.

Maka menggabungkan sebuah produk yang baik yang nutrisinya memang dibutuhkan oleh keluarga Indonesia, dengan sebuah program pemberdayaan perempuan sangatlah efektif.

Sejak tahun 2015 kami mulai memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para Miss Cimory yang sudah membuktikan komitmen mereka bukan hanya kepada Cimory tetapi kepada diri mereka sendiri dan keluarga mereka.

Para wanita ini sangat inspiratif buat Cimory, sehingga setiap tahunnya kami berusaha untuk terus menguatkan program ini agar setiap wanita terutama di akar rumput bisa merasakan manfaatnya ketika bergabung.”

Choiriyah, Miss Cimory Terbaik 2018, merasa sangat bangga akan apresiasi yang diterima di Miss Cimory awards 2019.  Choiriyah menceritakan pengalamannya yang sudah bergabung di Program Miss Cimory sejak tahun 2017.

“Awalnya sebelum saya bergabung dengan Miss Cimory pada bulan Desember 2017, saya masih coba cari cari penghasilan dari ngojek online sampai mencoba buka warung sembako walaupun masih kecil kecilan. Lalu suatu hari saya mendapatkan tawaran dari teman saya yang sudah bergabung duluan di miss cimory, untuk ikutan program miss cimory juga,” ujarnya.

“Saya sampai tinggalkan usaha warung sembako saya saat itu juga. Pertimbangan saya waktu itu, kalau usaha warung sembako modalnya besar, sedangkan dengan bergabung sebagai miss cimory saya tidak usah siapkan modal apa apa, hanya butuh kemauan untuk maju tinggi saja,” imbuhnya.

“Tanpa berfikir panjang, saya putuskan untuk ikut Miss Cimory langsung. Kebetulan sekali sebelum saya menjadi Miss Cimory, saya sudah mengenal dan sangat menyukai produk-produk Cimory,” paparnya.

“Saya lalu mendapatkan pembinaan dari Cimory selama dua minggu mengenai produk- produk Cimory, manfaat nutrisinya dan juga bagaimana cara berjualan, pengalaman yang sangat menyenangkan karena dalam pembinaan saya jadi punya kawan baru Miss Cimory lainnya,” ujarnya.

“Awalnya saya dibilang bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 2 juta perbulan. Setelah saya jalani ternyata saya bisa mendapatkan jauh lebih banyak, bahkan bisa sampai Rp 17 juta per bulan,” ujarnya.

“Saya bahagia sekali bergabung dengan Miss Cimory bukan hanya karena uangnya tapi karena waktu kerjanya yang bisa diatur, jadi urusan dirumah juga beres, anak bisa diantar ke sekolah, dan keluarga juga keurus,” paparnya.

“Saran saya kepada ibu-ibu dirumah, coba yuk bergabung bersama Miss Cimory. Rasanya bangga dan sangat bahagia sekali bisa berbelanja dengan uang hasil dari kerja keras sendiri”.

Selain itu, Miss Cimory lainnya Darini yang sudah bergabung sejak tahun 2015 juga merasa sangat terbantu dengan bergabung menjadi Miss Cimory. Dia memiliki banyak sekali pencapaian hidup sejak bergabung program Miss Cimory.

“Awalnya saat saya sedang mengantar anak ke sekolah,ada salah satu orang tua anak mengajak saya untuk bergabung menjadi Miss Cimory. Saya sangat tertarik karena bisa akan kesempatan memiliki penghasilan sendiri. Lalu saya mengikuti pembinaan 2 minggu, sebelum akhir saja lulus jadi anggota Miss Cimory.

Sempat suatu hari saya hampir menyerah karena dari pagi hingga sore hanya 1-2 orang yang membeli produk dari saya. Tapi berkat dukungan suami dan anak saya yang selalu menyemangati, saya terus termotivasi untuk maju.

“Ternyata memang rezeki saya menjadi Miss Cimory, jualan saya semakin banyak dan penghasilan saya membludak. Saat ini saya sudah bisa membeli sawah seluas 3.000 meter dan saya juga bisa punya deposito sebanyak Rp 100 juta di Bank, yang lebih membanggakan lagi, saya bisa membantu orang tua saya,” tuturnya.

“Saran saya untuk ibu-ibu yang sedang mencari penghasilan tambahan, bergabunglah menjadi Miss Cimory. Jangan pernah malu untuk berjualan, harus berani dan harus terus berusaha”.

Kita harapkan perusahaan-perusahaan di Indonesia bias melakukan social entepreneurship seperti cimory, tentunya Negara Indonesia akan bisa lebih makmur dan masyarakatnya sejahtera.

Program Miss Cimory mengajak seluruh wanita Indonesia yang ingin lebih produktif untuk bergabung. Caranya sangat mudah, bisa dengan datang langsung ke Cimory Center yang ada di daerah mereka dimana telah tersedia formulir pendaftaran yang dapat dibantu oleh anggota  Miss Cimory lainnya. (ita)

LEAVE A REPLY