“Ketiga aspek tersebut merupakan kunci untuk meningkatkan daya saing dalam menghadapi pasar bebas, terutama MEA, ” kata Puspayoga saat memberikan sambutan pada pembukaan Musrenbang Provinsi Sumatera Utara, di Medan, Jumat (2/4/2016).

Musrenbang juga di hadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan para bupati/walikota se-Sumut. Dia menyatakan peningkatan daya saing juga sekaligus sebagai penguatan pasar domestik. Sehingga pasar domestik tidak banyak dibanjiri produk asing.

Menkop memaparkan persoalan ketiga aspek tersebut, rendahnya kualitas SDM, pembiayaan masih mahal serta kualitas produk masihlah rendah jadi concern Kementerian agar segara dapat diatasi. Dalam peningkatan SDM, kementerian memberikan bermacam pelatihan, pemagangan untuk pelaku usaha ataupun wirausaha pemula.

“Untuk membuka akses pembiayaan murah, pemerintah menurunkan bunga KUR menjadi 9% per tahun dan bunga LPDB 0, 2% per bulan. Bunga LPDB adalah yang terkeil di dunia. Skema ini memberi ruang lebih mudah bagi usaha mikro dan kecil yang selama ini sulit mengakses pembiayaan, ” tegas Puspayoga.

Selain itu, dalam peningkatan kualitas produk, kementerian memberikan bantuan pelatihan dan memfasilitasi akses pasar baru.

LEAVE A REPLY