Film Dilan makin fenomenal. Tak sekadar laris dipasaran. Film ini pun ditetapkan sebagai hari Dilan atau Dilan Day. Tanggal 24 Februari 2019 merupakan hari bersejarah bagi pecinta film Indonesia, khususnya Dilanisme, atau para penggemar trilogi film Dilan.

Sebab, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil menetapkan 24 Februari sebagai Dilan Day, yang dipusatkan di Ciwalk, Bandung. Di hari yang sama Kang Emil juga melakukan peletakan batu pertama Taman Dilan yang berlokasi di kawasan GOR Saparua, Bandung.

Head of Corporate and Marketing Communication OT Group Harianus Zebua mengatakan, setelah peluncuran trailer film Dilan 1991 di Jakarta pada pertengahan Januari 2019, antusiasme publik terhadap film ini terus meningkat.

Hal ini terlihat pada beberapa kali kesempatan meet and greet yang dilakukan, selalu dihadiri pecinta Dilan dalam jumlah massa yang besar. “Hal ini sangat positif karena mendukung perkembangan industri kreatif di Indonesia, khususnya bidang perfilman,” ungkap Harianus, di Bandung, Selasa (26/02).

Acara Dilan Day yang dipusatkan di kawasan Ciwalk, diawali dengan pawai dari Gedung Sate melibatkan sejumlah komunitas, seperti komunitas motor dan sepeda. Tango sebagai sponsor utama Dilan 1991 mengerahkan 100 sepeda motor yang telah dipasangi poster film Dilan 199, dan para pengendara yang menggunakan kostum Dilan berupa jaket jeans khas yang digunakan oleh Dilan dalam filmnya.

Ia mengatakan pihaknya sangat antusias mendukung perhelatan besar itu, sehingga secara all out membantu memeriahkan acara melalui kehadiran ratusan sepeda motor yang telah dilengkapi dengan ornamen atau aksesoris Dilan. “Kami mendukung misi Kang Emil untuk menjadikan Bandung sebagai movie maker friendly city,” papar Harianus.

Dengan target penonton sebanyak 7 juta orang, Harianus berharap film Dilan 1991 dapat kembali berkontribusi bagi kemajuan industri film nasional. Pecinta film Indonesia terutama generasi milenial mendapat tontonan dan hiburan berkualiatas. Terlebih segmen generasi milenial melejit menjadi rebutan banyak brand, yang juga merupakan pangsa pasar dari Tango.

Namun, pihaknya menemukan fakta bahwa generasi milenial suka dengan hal unik, colorful dan anti mainstream. Merujuk ke hal-hal tersebut, pihaknya mengeluarkan desain eksklusif bertema Dilan 1991 di kemasan pouch varian rasa coklat dan vanila.

“Kami mengeluarkan 12 seri desain berbeda, delapan seri desain di antaranya berpasangan, empat seri desain di varian coklat dan empat seri desain di varian vanila,” tutupnya. (net/lin)

 

Sumber: beritasatu.com

LEAVE A REPLY