Menteri BUMN RI Rini M. Soemarno (keempat dari kanan) berfoto bersama Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga (keempat dari kiri), Komisaris Utama Telkom Hendri Saparini (ketiga dari kiri) dan Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan Kementrian BUMN Gatot Trihargo (ketiga dari kanan) usai membuka Telkom Craft Indonesia 2018 di Jakarta (22/3)

Guna mendukung peningkatan kualitas dan daya saing UKM, PT Telkom Indonesia (Telkom) menggelar pameran bertajuk Telkom Craft Indonesia 2018 yang kedua, mulai Kamis-Minggu (22-25) di Hall A & B Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan. Selam empat hari pameran ini, target pengunjung sebanyak 125 ribu dan nilai transaksi Rp 200 juta selama empat hari. Ini naik dari Rp 100 juta, pada 2017.

Telkom Craft Indonesia 2018 yang menghadirkan lebih dari 400 UKM binaan BUMN dengan kreasi khas Nusantara dibuka Menteri BUMN Rini M Soemarno didampingiDeputi Bidang Usaha Jasa Keuangan Kementrian BUMN Gatot Trihargo didampingi Komisaris Utama Telkom Hendri Saparini dan Dirut Telkom Alex J Sinaga  serta dihadiri oleh dirut dan jajaran direksi BUMN.

Pameran yang menjadi gerakan perekonomian digital Indonesia ini diapresiasi Rini. Menurut Rini, Telkom Craft Indonesia merupakan offline event Rumah Kreatif BUMN (RKB), yang merupakan wujud BUMN Hadir Untuk Negeri dalam bentuk pembinaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“Rumah Kreatif BUMN membantu mendampingi pelaku UKM meningkatan kualitas produk, pengemasan hingga siap dipasarkan baik secara offline maupun online,” papar Rini dalam sambutannya, Kamis (22/3).

Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga mengatakan, Telkom Craft Indonesia merupakan pemberdayaan UKM dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka peningkatan akses ke pasar, seperti yang akan dilakukan di Telkom Craft Indonesia selama empat hari kedepan.

Peserta Telkom Craft Indonesia 2018 ini merupakan UKM yang telah memenuhi tahapan pembinaan UKM di Rumah Kreatif BUMN, yaitu Go Modern, Go Digital, Go Online dan Go Global. Setelah melalui proses seleksi kurasi yang menilai level of quality dan  competitiveness dari produk, maka terpilihlah 400 UKM peserta yang terdiri dari 200 UKM Binaan Telkom, 150 UKM binaan BUMN lainnya dan 50 UKM dari berbagai komunitas dan asosiasi.

Dengan banyaknya UKM yang turut serta, para pengunjung dapat menemukan kekayaan ragam budaya Indonesia yang tertuang dalam bentuk fashion, craft, dan food yang mewakili ciri khas masing-masing daerah dari seluruh penjuru Indonesia.

“Telkom Craft Indonesia 2018 mengusung kembali tema tahun sebelumnya, yaitu “Local Heroes to Global Champions”, dengan maksud agar UKM Indonesia dapat menghasilkan karya terbaik dan sekaligus berdaya saing, sehingga diharapkan dapat menembus pasar global,” ujar Alex dalam sambutannya.

Telkom menggelar pameran Telkom Craft Indonesia 2018 untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan dan menggerakkan perekonomian digital Indonesia. Pemanfaatan teknologi digital di Telkom Craft Indonesia ini sebagai enabler bagi pelaku UKM agar semakin kreatif, inovatif dan berdaya saing global dalam menggerakkan perekonomian digital Indonesia.

Melalui pameran ini, Telkom mengajak masyarakat luas hadir di Jakarta Convention Center menyaksikan karya-karya terbaik UKM Indonesia serta turut merasakan digital experience dan digital lifestyle pada event ini melalui pemanfaatan transaksi digital mobile payment TCASH, platform e-commerce blanja.com serta EDC Himbara dengan kartu kredit maupun kartu debit.

Ada yang istimewa di Telkom Craft Indonesia 2018, karena selain menampilkan karya terbaik Nusantara melalui UKM binaan, Telkom juga mengajak seluruh anak bangsa terutama generasi muda untuk lebih peduli terhadap budaya Nusantara yang sangat kaya dan menjadi kebanggaan bangsa melalui program “Telkom Peduli Budaya Nusantara”.

Untuk menyemarakkan program tersebut, Telkom hadirkan buku “Permainan Tradisional Anak Negeri”, stand Alun-Alun Dolanan Anak serta stand Pendopo Peduli Budaya Nusantara. Selain itu, akan ditampilkan pula penampilan hasil audisi Negeri program Telkom Peduli Budaya Nusantara di 5 kota besar Indonesia yang akan tampil setiap hari.

“Telkom Craft Indonesia 2018 cukup istimewa karena sebagai wujud nyata komitmen perusahaan untuk melestarikan budaya Nusantara. Pada kesempatan pembukaan Telkom Craft Indonesia 2018 ini kami mengajak masyarakat untuk peduli dan bersama-sama ikut melestarikan budaya Nusantara,” jelasnya.

Alex menegaskan melalui Telkom Craft Indonesia diharapkan dapat memberdayakan UKM untuk mampu bersaing secara global sekaligus sebagai penggerak ekonomi digital Indonesia. Hal ini sejalan dengan tekad pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.

Ikut memeriahkan Telkom Craft Indonesia artis terkenal Indonesia, yakni Judika, Via Vallen, Once Mekel dan Gigi. Peragaan busana akan menampilkan Ghea Panggabean dan Rafi Ridwan sebagai designer tunarungu yang telah merambah ke kancah internasional.

Selain itu, dimeriahkan talkshow yang menghadirkan narasumber antara lain Jenahara Nasution (fashion designer), Nukman Luthfie (pegiat media sosial), Keenan Pearce, Ernanda Putra dan Arief Muhammad (content creator). Bagi pengunjung yang beruntung, disediakan door prize antara lain sepeda motor dan paket wisata (domestik maupun internasional) yang akan dibagikan setiap harinya. (lin)

Menteri BUMN RI Rini M. Soemarno didampingi Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga (ketiga dari kiri) usai memberikan buku “Permainan Tradisional Anak Negeri” di stand Alun-Alun Dolanan Nusantara Telkom Craft Indonesia 2018 di Jakarta (22/3). Buku ini merupakan salah satu wujud program “Telkom Peduli Budaya Nusantara” yang bertujuan untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli dan turut melestarikan budaya Nusantara.

LEAVE A REPLY