Ketua BPK Agung Firman (batik corak coklat berdiri di kanan) menerima cenderamata dari perwakilan Polri di sela acara pencanangan Pembangunan Zona Integritas SDM Polri menuju WBK dan WBBM. Foto: istimewa

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar pencanangan Pembangunan Zona Integritas SDM Polri menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Bikrokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Aula Mabes Polri kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2020) yang dihadiri Ketua BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI Agung Firman Sampurna.

semarak.co -Acara SDM Polri ini, dipimpin asisten SDM Kapolri, yaitu Irjen.Pol Eko Indra Heri S. Turut hadir Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Pol Firli Bahuri, Ketua Kompolnas Irjen Pol (purn) Bekto Suprapto, Sekdeputi Menteri PARB serta dari Ombudsman.

Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengatakan, membangun zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani dilandasi oleh Permen PANRB No 52 tahun 2014 yang telah diperbaharui menjadi Permen PARB No 10 Tahun 2019.

“Secara umum program ini cukup karena penilaiannya dibangun berdasarkan sejumlah kriteria, seperti change management, perbaikan tata laksana, SDM tentunya, dan penguatan upaya pengawasan,” ujar Agung saat ditemui usai acara seperti dilansir WA Group Pleno PWI DKI 2019-2024, Kamis (13/2/2020).

Namun demikian, lanjut Agung, keutamaan dari program ini adalah adanya komitmen untuk akuntabel, karena untuk memastikan apakah suatu kegiatan sudah patuh terhadap ketentuan perundang-undangan, tentunya dengan audit.

“Bisa dengan audit laporan keuangan atau secara khusus PDTT (Pemeriksanaan Dengan Tujuan Tertentu) kepatuhan,” imbuh Agung yang dikenal ramah.

Dengan adanya komitmen, kata Agung, maka secara operasional, tahap selanjutnya adalah penguatan SPIP, khususnya risk assessment, untuk kemudian membangun risk management. Untuk tahap, kami memberikan apresiasi. (lin)

LEAVE A REPLY