Dirut Citilink Juliandra Nurjahjo (kiri) dan Dirut Garuda Indonesia Pahala N Mansyuri. foto: dok humas Citilink

Maskapai Garuda Indonesia dan Citilink, anak usaha yang bergerak di bidang penerbangan berbiaya murah atau Low Cost Carrier (LCC) melaksanakan kerja sama strategis dalam bidang pengembangan komersial Garuda Indonesia Group. Ini meliputi pengembangan jaringan penerbangan dan pemanfaatan distribution channel yang dimiliki di Jakarta, Senin (10/9).

Sinergi strategis tersebut merupakan bagian dari upaya Garuda Indonesia Group untuk meningkatkan penjualan dan mengembangkan market share kedua maskapai. Dengan kerja sama ini, baik Garuda Indonesia maupun Citilink dapat mengembangkan layanan masing-masing dengan memberikan lebih banyak pilihan penerbangan kepada para pengguna jasa pada jaringan kedua maskapai.

Sinergi strategis pengembangan komersial Garuda Indonesia Group tersebut meliputi kerja sama codeshare dimana sebagai tahap awal kerjasama, Garuda Indonesia akan menjadi marketing carrier dan akan menempatkan nomor penerbangannya (flight number) pada penerbangan Citilink, pada beberapa rute seperti Surabaya Balikpapan, Denpasar Balikpapan dan Denpasar Dili.

Selanjutnya para pengguna jasa juga dapat mengkombinasikan rute-rute tersebut dengan rute-rute yang dimiliki oleh Garuda Indonesia seperti Surabaya Berau/Tarakan via Balikpapan, Denpasar Tarakan via Balikpapan dan Jakarta Dili via Denpasar sehingga akan mendapatkan lebh banyak kemudahan dan pilihan destinasi dalam satu transaksi tiket.

Transfer pada saat Irregularity dimana kedua maskapai juga sepakat untuk saling mendukung dalam penanganan delay management, dimana Garuda Indonesia dan Citilink dapat saling melakukan transfer penumpang antar kedua maskapai tersebut.

Pemanfaatan sales outlet sebagai salah satu channel distribution dimana melalui kerjasama ini para pengguna Citilink dapat membeli tiket Citilink di sales outlet dan gerai yang dimiliki oleh Garuda Indonesia.

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury mengatakan, sinergi Garuda Indonesia Group tersebut sejalan dengan strategi bisnis jangka panjang Garuda Indonesia Group, Sky Beyond 3.5 yang akan menjadi value-driven aviation group dengan pencapaian target value group sebesar USD 3.5 Milyar pada tahun 2020.

“Kiranya sinergi tersebut tentunya tidak hanya dapat memperkuat posisi Garuda Indonesia Group di industri penerbangan nasional namun kerjasama ini juga diharapkan akan memberikan nilai lebih bagi para pengguna jasa melalui pengembangan jaringan dan aksesibilitas yang ditawarkan dari sinergi ini.” tambah Pahala dalam rilis Humas Citilink.

Direktur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo mengatakan, kerja sama yang saling mendukung antara induk dan anak perusahaan ini, tentunya akan mendongkrak pertumbuhan penumpang dan memperluas network baik Citilink maupun Garuda Indonesia.

“Diharapkan hal ini juga dapat memperlihatkan eksistensi Citilink Indonesia sebagai Premium Low Cost Carrier di Indonesia yang sedang melebarkan sayapnya di kawasan Asia dan regional,” ujar Juliandra.

Sebelumnya Garuda Indonesia dan Citilink juga bekerjasama dalam program frequent flyers – dimana seluruh anggota GarudaMiles mendapatkan keuntungan berupa mileage ketika terbang dengan Citilink dan mileage tersebut dapat ditukarkan dengan penerbangan Citilink – khususnya untuk rute-rute yang belum diterbangi oleh Garuda Indonesia.

Kerja Sama Whitesky

Selain bersinergi dengan Citilink, pada kesempatan tersebut Garuda Indonesia juga menandatangani perpanjangan kerjasama dengan Whitesky sebagai penyedia jasa helicopter.

Melalui kerjasama ini, para pengguna jasa Garuda Indonesia dapat menikmati layanan helicopter yang disediakan oleh WHITESKY sebagai transportasi penghubung ke/dari Soekarno Hatta International Airport ke semua destinasi di dalam kota Jakarta dan antar kota di Jakarta.

Mansury berharap bahwa dengan kerja sama ini akan dapat meningkatkan layanan baik bagi pengguna jasa Garuda Indonesia Group maupun Whitesky. “Kolaborasi ini merupakan salah satu upaya kami untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan, sekaligus menambah alternatif transportasi udara bagi penumpang Garuda Indonesia yang mempuyai tujuan ke berbagai destinasi di sekitar kota Jakarta menggunakan jasa helicopter.

Sementara itu, kerjasama Whitesky Aviation dengan Garuda Indonesia merupakan kelanjutan dari kerja sama sebelumnya yang telah berlangsung dengan baik sehingga kedua belah pihak sepakat melanjutkannya ke jenjang yang lebih luas.

CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja mengatakan, kerja sama ini merupakan peningkatan layanan kepada konsumen untuk memperoleh kemudahan akses transportasi yang terkoneksi dengan berbagai moda transportasi lainnya.

Kerjasama ini juga sejalan dengan upaya pemerintah membangun sistem transportasi terintegrasi sehingga menjadikan ibukota Jakarta terhubung dengan kota-kota lainnya termasuk Bandung dan wilayah Jabodetabek lainnya dengan cepat, aman dan nyaman.

Di samping itu, Denon juga berpendapat, bahwa kerja sama menjadi bagian untuk mendukung program pemerintah yang sedang membangun transportasi yang saling terintegrasi. Dan HELICITY yang diluncurkan sejak Desember tahun lalu merupakan upaya Whitesky untuk menyokong program pemerintah tersebut.

Whitesky aviation menjadikan layanan helikopter HELICITY sebagai jawaban atas kebutuhan transportasi yang efektif affordable dan eksklusif srjak dilakukannya nota kesepahaman (MoU) setahun lalu.

Perpanjangan kerjasama dilakukan Whitesky Aviation pada Senin, 10 September 2018 guna meningkatkan kerja sama dalam layanan informasi tentang HELICITY dari Bandara Soekarno – Hatta menuju berbagai titik di Jabodetabek hingga Bandung yang bisa dilakukan melalui servis layanan Garuda Indonesia.

“Sebagai salah satu operator dari layanan helikopter retail, kami berkomitmen untuk menjadikan helikopter sebagai bagian dari pengembangan moda transportasi perkotaan di Indonesia,” tutur Denon. (ita)

LEAVE A REPLY