Menteri BUMN RI Rini M. Soemarno (tengah) didampingi oleh Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga (kiri), dan Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana (tengah belakang) saat mencoba gim online di acara Spirit of Millennials Games Day di JI Expo Kemayoran Jakarta, Kamis (13/12). foto: dok Humas Telkom

Majalah ekonomi asal Amerika Serikat Forbes merilis empat BUMN masuk dalam daftar perusahaan publik terbesar di dunia pada 2019, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri (Mandiri), Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dan Bank Negara Indonesia (BNI) 

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, pengakuan tersebut sekaligus apresiasi dunia internasional terhadap kinerja BUMN. Serta merupakan salah satu bukti keseriusan BUMN untuk selalu mewujudkan visi jangka panjang sebagai penyedia layanan dan memiliki kinerja yang terbaik.

“Saya sangat bangga dengan masuknya empat perusahaan BUMN ke dalam daftar perusahaan publik terbesar di dunia versi majalah Forbes,” ujar Rini dalam rilis Humas Kementerian BUMN, di Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Peringkat Forbes ini, nilai Rini, menunjukkan bahwa BUMN Indonesia memiliki daya saing yang kuat dengan perusahaan top global lainnya. Adapun Forbes merilis daftar 2.000 perusahaan publik global terbesar di dunia pada 2019.

“Perusahaan-perusahaan yang dipilih Forbes ini tersebar di 61 negara.  Penetapan kriteria perusahaan publik global terbesar mengacu pada ukuran kapitalisasi pasar, penjualan, laba, dan aset di 2018,” kutipnya.

Dalam daftar tersebut, PT Bank BRI menempati posisi 363. Bank terbesar di Indonesia ini tercatat memiliki kapitalisasi pasar (market cap) USD 38,8 miliar. Didirikan pada 1895, Bank BRI fokus membiayai sektor mikro dan ritel, terutama UMKM.

Dengan nilai pendapatan mencapai USD 9,4 miliar, Perolehan laba USD 2,3 miliar dan aset USD 90,2 miliar. PT Bank Mandiri masuk dalam posisi 481. BUMN perbankan ini  selama ini lebih banyak beroperasi di sektor korporasi, komersial, serta bisnis.

Bank Mandiri mencatatkan pendapatan USD 8 miliar, dengan perolehan laba USD 1,8 miliar dan aset mencapai USD 83,6 miliar. Adapun nilai kapitalisasi pasarnya sebesar USD 25,9 miliar.

PT Telkom Indonesia menempati posisi 747. Telkom merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia. Pendapatan perusahaan mencapai USD 9,4 miliar dengan perolehan laba USD 1,3 miliar dan aset USD 13,8 miliar.

Nilai kapitalisasi pasar perusahaan dilaporkan mencapai USD 27,2 miliar. Selanjutnya, PT Bank BNI yang betada pada posisi 835.

Bank BNI menjadi bank BUMN ketiga yang masuk dalam daftar perusahaan publik terbesar di dunia. Pendapatan bank ini tercatat USD 4,9 miliar, dengan raihan laba USD 1,1 miliar. Adapun asetnya USD 56,2 miliar dengan nilai kapitalisasi pasar USD 13,1 miliar. (lin)

 

sumber: indopos.co.id

LEAVE A REPLY