Deklarasi pencalonan Fary sebagai ketua umum PSSI. foto: istimewa

Koneksinya yang kuat dengan pelatih internasional Sven Goran-Eriksson membuat Fary Djemi Francis yakin mengajukan diri sebagai calon Ketua Umum PSSI.

Karena dirinya yakin mampu mengangkat prestasi Indonesia di kancah internasional dengan bantuan mantan Menejer Timnas Inggris itu. Rasa cintanya yang begitu besar terhadap sepakbola, menurut Fary, itulah modal utamanya bersaing dengan calon-calon lainnya. “Saya yakin saya menang,” ujar Fary optimis.

“Sebagai sport intelijen PSSI, saya sudah keliling dunia meninjau berbagai akademi sepak bola, hingga saya sampai pada satu kesimpulan, salah faktor utama yang dapat menaikkan peringkat sepak bola Indonesia, yaitu dengan mendatangkan Sven Goran-Eriksson ke Indonesia,” ujar Fary Francis kepada wartawan saat mendeklarasikan pencalonannya di Jakarta, Sabtu (5/10/2019).

Dengan didampingi sejumlah mantan pemain nasional seperti Dede Sulaiman, Yudo Hadiyanto, Nasir Salassa, Ruly Nere, Bob Hippy, pria yang membangun stadion sepakbola cukup megah di Atambua, NTT, dengan gamblang memaparkan visi dan misinya dalam membangun sepakbola nasional ke depan.

Selain mendatangkan Sven Goran-Eriksson, untuk membangun sepakbola Indosesia yaitu dimulai dengan membangun markas PSSI di atas sebuah yang cukup luas. Di atasnya dilengkapi kantor PSSI, asrama pemain, stadion mini dilengkapi sejumlah lapangan untuk latihan.

Selain itu, menurut Fary, dia akan membuat database pemain dan pelatih di seluruh Indonesia. “Tanpa database kita tidak akan bisa membangun sepakbola Indonesia secara benar,” ujarnya.

Bagi Fary, sepakbola itu passion, karena itu dia membangun sepakbola atas nama cinta, diperjuangkan dengan penuh komitmen dan pantang menyerah. “Sepakbola itu harapan, melampaui batas-batas administrasi Negara, dirangkai dengan atas nama persaudaraan, menautkan rasa dan membingkai hati,” tegas Fary. (trigan)

LEAVE A REPLY