Sebagai bank syariah yang ditunjuk Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk mengelola dana Haji, Bank BRIsyariah serius menggarap potensi bisnis Haji dan Umrah di Indonesia.

Bagi BRIsyariah Tabungan Faedah Haji BRIsyariah iB merupakan salah satu produk unggulan, yang cukup menjadi tumpuan anak perusahan Bank BRI ini. Untuk mempromosikan Tabungan Faedah Haji BRIsyariah iB, BRIsyariah termasuk salah satu bank syariah yang sangat aktif.

Cabang-cabang seluruh Indonesia bahkan Kantor Pusat selalu melakukan sosialisasi, open table rutin di berbagai lokasi strategis dan lain sebagainya. Seperti halnya kegiatan di expo Halal Lifestyle, yang berlangsung kali ini di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta pada tanggal 3-5 Oktober 2018.

Sekretaris Perusahaan BRIsyariah Indriati Tri Handayani mengatakan, Indonesia negara yang mayoritas penduduknya muslim sehingga sangat wajar jika penduduknya harus antri cukup lama sampai bisa mendapatkan porsi Haji. Bagi mereka yang ingin melaksanakan ibadah Haji tanpa mengantri bertahun-tahun, kami sediakan produk Haji Khusus.

“Sementara bagi masyarakat yang ingin menggunakan jalur antrian kami sarankan mulai menabung sedini mungkin. Bisa dimulai dengan orang tuanya menabung untuk anaknya, sehingga saat anaknya berusia 12 tahun, yang merupakan usia termuda seseorang boleh mendaftar Haji, Insya Allah dananya sudah terkumpul untuk setoran Haji awal dan mendapatkan porsi,” ujar Indriati saat ditemui di expo Halal Lifestyle di JCC, Jakarta, dalam rilis Humas BRIsyariah, Jumat (5/10).

Dana Haji ini mempunyai nilai FAEDAH yang besar untuk menggerakan perekonomian Islam, bila pengelolaannya (keuangan) dialihkan ke perbankan syariah, bisa makin mempercepat pertumbuhan (perbankan syariah). Posisi pencapaian per Agustus 2018 sudah sebesar 80 persen.

“Di event ini, target kami adalah pembukaan Tabungan Haji baru dan pendaftaran Haji khusus serta Umrah. Kami optimis melalui usaha dan kinerja untuk Tabungan Haji tersebut mampu mendorong pertumbuhan penghimpunan dana pihak ketiga BRIsyariah,” ungkap Indri.

Tabungan Faedah Haji BRIsyariah iB selain berfaedah untuk tabungan pergi Haji juga bisa sebagai tabungan umrah. BRIsyariah memudahkan nasabah memilih kebutuhan masing-masing, jika memang sudah mencapai nilai untuk mendapatkan porsi Haji, nasabah akan didaftarkan ke Kemenag RI dan mendapat nomor porsi Haji.

Namun jika nasabah memilih untuk pergi Umrah, BRIsyariah bisa memenuhinya, dan juga bisa dibukakan untuk anak-anak, ini menarik, tambah Indri. “Kami juga terus bekerjasama dengan travel Haji dan Umrah terpercaya untuk mengeluarkan produk yang bisa diterima masyarakat,” tutup Indri.

Dengan demikian sebagai bank syariah ritel modern terkemuka di Indonesia, BRIsyariah semakin menciptakan kenyamanan loyality bagi masyarkat luas dan berkembang di kancah perbankan syariah di Indonesia serta layanan lainnya dapat tumbuh dengan baik.

BRIsyariah di 2018

Di tahun 2018, BRIsyariah mentargetkan perolehan laba dapat tumbuh 100-125% dibanding perolehan laba tahun 2017 dengan target pertumbuhan asset 16-18%, penyaluran pembiayaan 18-20% serta penghimpunan DPK 7-8%.

Untuk mencapai target tersebut BRIsyariah akan fokus dalam penyaluran pembiayaan di segmen retail, khususnya konsumer, serta kerjasama dengan induk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

BRIsyariah terus merespon keinginan nasabahnya akan layanan digital yang serba cepat, BRIsyariah juga terus mengembangkan teknologi informasi untuk penguatan digital banking demi memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada nasabah.

Hal itu dilakukan dengan peningkatan produk yang sudah ada melalui layanan integrasi dari internet banking BRIS dan mobile banking andalan BRIsyariah yang diberi nama BRIS Online.

Aplikasi ini memudahkan nasabah BRIsyariah untuk memanfaatkan layanan perbankan BRIsyariah, di mana saja, kapan saja, melalui perangkat mobile/gadget, tanpa perlu mendatangi kantor BRIsyariah.

Saat ini terdapat 312 jaringan kantor cabang, kantor cabang pembantu, kantor kas, dan kantor pembantu kas BRIsyariah seluruh Indonesia. Pelayanan juga dilakukan di 1.092 kantor layanan syariah di kantor cabang/cabang pembantu Bank BRI di seluruh Indonesia. (lin)

LEAVE A REPLY