Satu lagi persembahan PT PP Properti (PPRO) menyasar kaum milenial. Kontroktor pelat merah ini menawarkan Apartemen Mazhoji. Apartemen yang dibangun di daerah MargondaDepok, Jawa Barat.

Dengan mengusung konsep ala suasana Jepang yang memiliki keindahan budaya dan keseimbangan alam, Apartemen Mazhoji siap berdiri tegak di antara beberapa universitas besar seperti Universitas Indonesia, Universitas Gunadarma, Universitas Pancasila, dan lainnya.

Direktur Utama PPRO Taufik Hidayat mengatakan, berdiri di atas lahan seluas 4653m2 dengan rencana pembangunan 2 tower, Mazhoji menjadi hunian pilihan para kaum muda yang masuk dalam usia produktif karena mengarah pada hunian di pinggir kota tetapi memiliki kemudahan akses transportasi.

“Lokasi Mazhoji sangat strategis, selain dekat dengan universitas-universitas besar di Kota Depok, dukungan dari sisi Infrastruktur Tol Depok Antasari yang hanya berjarak 3 menit ke lokasi dan kemudahan akses publik transportasi (seperti Kereta Api & Bis Umum), memberikan nilai tambah pada Mazhoji,” jelas Taufik dalam rilis Humas PPPRO, Rabu (30/1).

Nilai tambah itu pun dilirik Koperasi Smandel Business Network yang merupakan kumpulan para alumni SMAN 8 Jakarta untuk menjadikan satu tower dari Apartemen Mazhoji sebagai Smandel Tower.

“Kami menyambut baik antusias dari Koperasi Smandel Business Network untuk membeli 1 tower di Apartemen Mazhoji. Dari 664 unit yang rencana akan kami bangun di tower 1, 162 unit telah dibook oleh mereka”, lanjutnya.

Konsep bisnis seperti ini merupakan salah satu inovasi yang dilakukan anak usaha PTPP di bidang Marketing. Disamping itu, dalam mengembangkan apartemen mahasiswa di sekitar wilayah kampus, perseroan tidak sekedar membangun tapi juga ikut mendukung program pemerintah untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba di masyarakat, terutama kaum muda.

Hal ini diwujudkan dengan diterapkannya konsep apartemen bebas narkoba yang dalam hal ini Perseroan bekerjasama secara resmi dengan BNN pada Apartemen Mazhoji. Disamping itu, Perseroan juga bekerjasama dengan Gramedia dalam co-branding e-library sehingga penghuni apartemen yang mayoritas mahasiswa bebas mendownload buku digital (e-book). (lin)

LEAVE A REPLY