Lion Air Boeing 737-900ER, foto oleh Daniel Andhika. foto: dok humas Lion Air

Surabaya sebagai ibukota Jawa Timur sudah melegenda sejak lama. Terutama kalangan business dan travelers, kota ini juga dikenal paling cocok tempat bertualang. Misalnya, penikmat sejarah bisa mengunjungi Monumen Kapal Selam, Museum Sepuluh Nopember, Patung Djoko Dolog, Balai Kota, House of Sampoerna, Museum Negeri Mpu Tantular.

Untuk destinasi ekowisata dipersilakan mampir ke Pasar Bunga Kayoon atau budi daya bakau di Wonorejo Rungkut. Khusus penggemar wisata belanja, tersaji banyak UKM yang membuka gerai dan menawarkan produk makanan atau kerajinan lokal.

Satu lagi, tak lengkap tanpa menjajal kuliner yang selalu dicari, seperti nasi bebek, rujak uleg, kupang lontong, rawon, lontong balap dan masih banyak lagi.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, setelah dari Surabaya, travelers diajak ke Samarinda, ibukota Kalimantan Timur. Keunikannya, kota yang terpadat penduduknya di Kalimantan ini sangat popular penghasil kain tenun motif kotak-kotak.

Pehobi belanja bisa datang langsung ke Samarinda Seberang. Menariknya lagi, dapat menyaksikan langsung proses pembuatannya yang masih tradisional menggunakan Gedokan, alat tenun non-mekanis.

“Paling menjadi daya tarik ialah wisatawan dapat menjelajahi kota yang dibelah oleh Sungai Mahakam. Selain itu, Samarinda juga menyuguhkan berbagai objek wisata mulai dari alam, sejarah, budaya, kuliner dan lainnya,” ujar Danang dalam rilis Humas Lion Air, Jumat (10/1).

Era kekinian, lanjut Danang, Samarinda menjadi gerbang baru menuju Kaltim. Miliki rencana lebih awal untuk traveling ke sana, Lion Air member of Lion Air Group mulai 11 Januari 2019 akan meresmikan rute baru non-stop Surabaya menuju Samarinda.

Dalam menggugah minat jalan-jalan tujuan Surabaya dan Samarinda, Lion Air menawarkan pengalaman terbang dengan pesawat terbaru Boeing 737. Penerbangan dioperasikan secara regular pergi pulang (PP) berjadwal satu kali setiap hari. Lion Air terbang dengan nomor JT-314.

Pesawat lepas landas melalui Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur (SUB) pukul 10.25 WIB dan mendarat di Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto, Samarinda, Kaltim (SRI) pada 12.55 WITA.

Untuk rute sebaliknya, Lion Air lepas landas dari Samarinda sesuai jadwal keberangkatan pada 13.35 WITA menggunakan nomor JT-317 dan diperkirakan tiba di Surabaya pukul 14.05 WIB. Lion Air mengucapkan terima kasih kepada regulator, AirNav Indonesia, pengelola bandar udara, seluruh kru, karyawan dan semua pihak dalam membantu kelancaran rencana rute ke Kalimantan Timur. Samarinda akhirnya menempatkan menjadi destinasi kedua di Kaltim, setelah kesuksesan layanan Surabaya ke Balikpapan.

Dengan demikian, rute ini adalah pilihan baru pebisnis dan pelancong melalui penerbangan langsung dengan pilihan jadwal terbaik di Surabaya dan Samarinda. Ekspansi bisnis dengan melakukan penerbangan pertama di Samarinda merupakan bagian komitmen Lion Air untuk menghubungkan antardestinasi domestik sekaligus memperkuat layanan dan jaringan Lion Air yang saat ini sudah beroperasi.

Rute baru ini memberikan keuntungan dan nilai lebih bagi masyarakat, wisatawan dan pebisnis dari berbagai kota untuk singgah terlebih dahulu di Surabaya, kemudian melanjutkan penerbangan ke Samarinda. Sedangkan dari warga Samarinda dan sekitar yang mempunyai rencana menjelajahi lebih luas lagi kota-kota favorit yang dilayanai oleh Lion Air semakin mudah.

Lion Air menawarkan koneksi perjalanan terbaik melalui Bandar Udara Internasional Juanda. Kemudahan konektivitas antara lain ke Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Jambi, Palembang, Lampung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Lombok, Kupang, Pontianak, Makassar, Kendari, Palu, Manado, Gorontalo, Ambon, Ternate, Sorong, Jayapura, Merauke serta kota-kota ikonik lainnya.

Samarinda sebagai destinasi baru ini telah menjawab permintaan pasar perjalanan udara yang tinggi antara Kaltim dan Jatim. Hal ini juga dalam upaya mendukung agenda pemerintah melakukan pengembangan pariwisata nasional guna meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia serta mendongkrak wisatawan nusantara.

Sejalan dengan peningkatan potensi bisnis, perdagangan, industri kreatif, jasa dan sektor lainnya di kedua kota, Lion Air akan menambah frekuensi terbang menjadi dua kali sehari efektif 16 Januari 2019. Dari Surabaya pukul 14.45 WIB dan dari Samarinda pada 17.50 WITA.

Bersamaan dengan pembukaan rute baru Surabaya ke Samarinda (11/ 01), Lion Air juga akan meresmikan inaugural flight Balikpapan – Kertajati, Majalengka PP dengan frekuensi terbang satu kali setiap hari.

Lion Air memproyeksikan pertumbuhan trafik khususnya wisatawan serta pebisnis di Samarinda dan Surabaya akan terus berkembang, seiring berbagai inisiasi maupun kolaborasi pemerintah, maskapai, perhotelan, pengelola bandar udara, pelaku industri wisata, dengan dukungan dari banyak pihak. (lin)

LEAVE A REPLY