Sekretaris Perusahaan PT Bank BRISyariah Tbk Indriati Tri Handayani tengah berfoto bersama nasabah BRISyariah yang buka tabungan di stand BRISyariah bersama salah satu joint lead underwriters yaitu Indopremier Sekuritas saat acara International Islamic Healthcare Conference and Expo (IHEX) 2018 di JCC Senayan, Jakarta (12/4).

Sejak 2010, Bank BRI Syariah telah bekerja sama dengan 24 rumah sakit berprinsip syariah di dalam penyediakan produk dan layanan perbankan syariah. Seiring kemitraan BRI Syariah dengan berbagai instansi dalam penyediaan layanan perbankan syariah, BRI Syariah semakin membuktikan keseriusan dengan ikut Islamic Healthcare Expo (IHEX) 2018 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Selatan, yang berakhir 12 April 2018.

IHEX 2018 yang diselenggarakan Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi), atau organisasi  RS Syariah dan Perguruan Tinggi Islam ini, menampilkan pameran, beserta conference dan workshop seputar dunia kesehatan.

Dalam perhelatan IHEX 2018 ini, BRI Syariah menampilkan berbagai produk dan layanan perbankan syariah unggulannya, seperti Tabungan Faedah BRISyariah iB, Tabungan Haji BRISyariah iB, Tabungan Impian BRISyariah iB, KPR, KKB bahkan Pembiayaan Umrah BRISyariah iB, Mikro BRISyariah iB serta pembiayaan lainnya.

Dalam IHEX 2018 ini BRISyariah juga menggelar pemesanan saham BRI Syariah bekerjasama dengan salah satu joint lead underwriters yaitu Indopremier Sekuritas dan bahkan banyak pengunjung yang tertarik datang ke stand BRISyariah untuk mengetahui lebih dalam tentang cara memiliki saham di BRISyariah.

Corporate Secretary BRI Syariah Indriati Tri Handayani menyatakan BRISyariah merupakan bank syariah yang sejak awal fokus dan mendukung kegiatan operasional Rumah Sakit di Indonesia khususnya menerapkan prinsip syariah.

“Rumah sakit syariah atau rumah sakit dengan label Islam yang termasuk kedalam industri kesehatan Islami adalah sangat penting untuk kami turut mendukungnya. Karena ini adalah wujud kontribusi kami sebagai bank syariah untuk mendukung bisnis atau industri yang masuk didalam ekosistem halal,” jelas Indriati dalam rilisnya, Jumat (13/4).

Indriati menambahkan, BRISyariah sangat concern untuk bisa turut berkontribusi terhadap penyelenggaraan industri kesehatan Islami yang profesional. Karena itu, BRISyariah menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan syariah yang sesuai dengan kebutuhan rumah sakit tersebut. “BRISyariah memiliki berbagai fasilitas yang bisa memberikan kemudahan bagi rumah sakit syariah dalam bertransaksi sesuai prinsip syariah,” lanjut Indriati.

Selama ini BRISyariah telah menyediakan berbagai layanan dan produk perbankan syariahnya kepada 24 rumah sakit syariah/Islam yang tersebar di berbagai daerah di tanah air. Fasilitas yang diberikan BRISyariah dengan Rumah Sakit yang telah berkerjasama antara lain transaksi pembayaran yang dilakukan secara online dengan menggunakan mekanisme host to host yaitu sistem hubungan online realtime payment berdasarkan billing/tagihan yang diterbitkan oleh Rumah Sakit.

Kemudian BRISyariah memberikan Kantor Pelayanan Kas atas transaksi pembayaran tersebut. Selain itu juga Rumah sakit yang telah bekerjasama dengan BRISyariah juga dapat menikmati layanan cash management system, yaitu layanan pengelolaan keuangan yang ditujukan bagi instansi, perusahaan, sehingga dapat melakukan pengelolaan keuangan langsung melalui fasilitas online, yang dapat dilakukan secara efektif dan efisien tanpa perlu memerlukan waktu yang lama.

BRISyariah siap memberikan layanan prima produk perbankan syariah bagi rumah sakit yang menerapkan prinsip syariah dalam kegiatan operasionalnya. Ke depannya, BRISyariah juga akan terus menggiatkan kerjasama/sinergi dengan rumah sakit syariah/Islam bahkan dengan rumah sakit berlabel non muslim karena BRISyariah ini universal, dan saat ini sudah ada beberapa rumah sakit yang sedang melakukan penjajakan kerjasama layanan perbankan syariah dengan BRISyariah.

“Bisnis industri kesehatan Islami prospekya sangat bagus dan trend nya sangat positif. Kami menganggap kerjasama perbankan syariah dengan industri kesehatan Islami bisa saling memberikan penguatan pada bisnis masing-masing, dan semakin memperkuat pengembangan industri ekonomi syariah di Indonesia,” ungkap Indriati lagi.

Sebagai anak Perusahaan salah satu bank terbesar di Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), BRISyariah didukung penuh untuk tumbuh dan berkembang. Adapun eksistensi BRISyariah di seluruh pelosok negeri tidak perlu dikhawatirkan lagi karena perusahaan induk BRI dengan sukarela menyediakan unit kerjanya untuk menjadi Kantor Layanan Syariah (KLS) diseluruh unit kerja, IT bahkan menempatkan SDM terbaiknya di BRISyariah.

Agen BRIlink sedang diupayakan dengan teknologi KLS dan BRISyariah pun kemarin telah melakukan public expo initial public offering (IPO) tentunya dengan dukungan penuh induk yang siap memajukan BRISyariah menjadi bank syariah BUKU III pada tahun ini, karena dengan menjadi BUKU III BRISyariah akan lebih leluasa, bisa menjadi bank kustodian, trustee, wali amanat dan lain-lain.

“Tentu harapan kami dengan potensi umat muslim luar biasa dan non muslim pun bisa memanfaatkan produk dan layanan BRISyariah yang senantiasa bersinergi dengan induk perusahaan yaitu BRI,” tutup Indri.

LEAVE A REPLY