Pemimpin Divisi Bisnis Transaksional BNI Syariah Agusta Rinaldi (paling kiri) dan Direktur Utama PT Kuwais International Alip Setyo Wibowo (tengah) ketika melakukan penandatangan PKS disaksikan Direktur Bisnis SME & Komersial BNI Syariah Dhias Widhiyati (paling kanan). Foto: humas BNI Syariah

Bank BNI Syariah menggandeng PT Kuwais International tentang pemanfaatan layanan Payment Poin Online Bank (PPOB) Hasanah melalui aplikasi Thawaf di kantor Pusat BNI Syariah, kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dilakukan Pemimpin Divisi Bisnis Transaksional BNI Syariah Agusta Rinaldi dengan Direktur Utama PT Kuwais International Alip Setyo Wibowo disaksikan Direktur Bisnis SME & Komersial BNI Syariah Dhias Widhiyati.

Dalam PKS ini kedua pihak bersama-sama menyediakan layanan penerimaan pembayaran tagihan dan pembelian token secara online dan real time yang diselenggarakan oleh biller melalui aplikasi Thawaf. Dhias Widhiyati mengatakan kerja sama ini untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat di era digital.

“Aplikasi Thawaf yang baru akan dilaunching tidak lama lagi ini diharapkan bisa memberikan kemudahan bagi jamaah haji dan umrah dan pekerja migran dalam hal pembayaran listrik PLN, BPJS, telepon dan lain-lain,” kata Dhias dalam rilis Humas BNI Syariah, Selasa (10/12/2019).

Jamaah haji dan umrah serta pekerja migrant, kata Dhias, dapat menggunakan aplikasi Thawaf ketika berada di dalam maupun luar negeri. Potensi bisnis dari kerjasama ini cukup besar, karena jumlah jamaah haji Indonesia per tahun mencapai 210 ribu jamaah, ditambah 1,1 juta jamaah umroh serta 600 ribu pekerja migran.

Dengan membidik 10 persen dari potensial market berupa jamaah haji, jamaah umroh, serta pekerja migran di tanah suci dalam satu tahun, lanjut dia, diperkirakan fee based income (FBI) yang terkumpul sebesar Rp1,2 miliar selama satu tahun dengan asumsi pengguna menggunakan aplikasi ini sebanyak dua kali dalam setahun.

Aplikasi Thawaf sendiri akan dilaunching PT Kuwais International pada acara Telkomsel Umrah Fair 2019 di Mosaic Walk Mall Kota Kasablanka, Kuningan Jakarta Selatan, 11-15 Desember 2019.

Aplikasi Thawaf ini, kutip Dhias, merupakan aplikasi yang berusaha menjawab kebutuhan calon jamaah, jamaah dan alumni jamaah haji dan umroh. Dalam aplikasi ini berisi panduan hingga pembayaran serta memiliki fitur yang tidak dimiliki aplikasi haji dan umrah lain seperti tombol panic, chatboard, order makanan dan pembayaran DAM.

Kelebihan utama aplikasi Thawaf adalah perangkat lunak ini sudah diendorse oleh Kementerian Agama (Kemenag). Pengguna aplikasi ini bisa dengan mudah mengetahui posisi petugas haji/posko terdekat jika jamaah tersesat jika jamaah membayar melalui aplikasi tersebut. (lin)

LEAVE A REPLY