(ki-ka) Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo; Direktur Bisnis Ritel Muamalat, Purnomo B. Soetadi; Direktur UUS Permata Bank, Achmad Kusna Permana; Kakanwil Kemenag Sulsel, Abdul Wahid Thahir; Menteri Agama, Lukman Hakim; Direktur Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury; Direktur Bank Mega Syariah, Emmy Haryanti; serta Perwakilan Garuda Indonesia Makassar meresmikan Gedung dan Mock Up Pesawat Haji di Asrama Haji Sudiang Makassar (12/7) sebagai bentuk dukungan dan kerjasama antara perbankan syariah dengan Garuda Indonesia dalam penyelenggaraan kegiatan Haji dan Umrah bagi masyarakat.

Bertempat di Embarkasi Haji Makassar telah berlangsung peresmian Hanggar Mockup Pesawat. Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifudin; Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo; dan segenap pimpinan bank yang tergabung dalam forum Kerjasama Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (FK BPS BPIH).

FK BPS BPIH yang beranggotakan 17 bank syariah diantaranya terdapat 10 bank syariah (BNI Syariah, Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, Bank Muamalat, Mega Syariah, Panin Syariah, Permata Syariah, CIMB Niaga Syariah, BTN Syariah, dan Bank Jateng Syariah) yang telah mendukung peluncuran hangar Mockup Pesawat di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Peluncuran ini bekerjasama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia, Garuda Indonesia dan Unit Pelayanan Haji Embarkasi Makassar untuk memberikan pelayanan haji yang lebih komprehensif kepada segenap umat khususnya para calon jamaah haji dan umroh.

FK BPS BPIH berusaha menyediakan fasilitas bagi para calon jamaah haji dan umroh yang ingin berangkat beribadah supaya dapat memberikan gambaran saat manasik mengenai situasi di dalam pesawat saat menuju tanah suci. Hal ini diharapkan dapat mempersiapkan psikologis Jemaah haji dan umroh agar lebih siap menghadapi perjalanan jauh sehingga lebih khusyu’ dalam beribadah. Selain itu, diharapkan dengan adanya layanan ini dapat meningkatkan minat haji dan umroh.

“Kami fokus pada kekhusyu’an ibadah para jamaah haji dan umroh karena moment haji dan umroh merupakan sarana mendekatkan diri kepada Allah di tanah suci maka dari itu BNI Syariah juga senantiasa membantu memberikan layanan yang maksimal dengan hadirnya Kartu Haji dan Umroh Indonesia. Kartu ini otomatis akan didapat oleh jamaah jika menggunakan produk BNI Baitullah iB Hasanah. Dengan kartu ini para jamaah akan dimudahkan dalam bertransaksi di tanah suci dan Negara – Negara lainnya baik saat melakukan penarikan maupun bertransaksi dengan jaringan Mastercard.” Ucap Abdullah Firman Wibowo dalam rilisnya, Kamis (13/7)

BNI Syariah sebagai bank yang modern, dinamis, dan universal senantiasa menjadi mitra Hasanah (Hasanah Banking Partner) dengan menjadi bagian dari ibadah para jamaah haji dan umrah. Salah satunya dengan menyediakan layanan Kartu Haji dan umroh yang mengajak jamaah haji dan umroh untuk menikmati pengalaman berHasanah selama berada di tanah suci, BNI Syariah mewujudkan gaya hidup Hasanah (Hasanah Lifestyle) yang senantiasa bergerak menebarkan kemanfaatan bagi masyarakat, bangsa, dan Negara.

BNI Baitullah iB Hasanah

BNI Baitullah iB Hasanah adalah tabungan dengan akad Mudharabah (Bagi hasil) atau Wadiah (titipan) yang dipergunakan sebagai sarana untuk mendapatkan kepastian porsi berangkat menunaikan ibadah haji (regular / khusus) dan merencanakan ibadah umroh sesuai keinginan penabung dengan system setoran bebas atau bulanan dalam mata uang Rupiah atau USD. Saat ini tabungan haji yang dikelola BNI Syariah sebesar Rp 1,058 Triliun dengan total NoA 455.228 per Juni 2017. (lin)

LEAVE A REPLY