Pemain Espanyol Wu Lei merayakan gol kedua timnya di bawah tatapan pemain Barcelona Jordi Alba saat kedua tim seri 2-2 pada pertandingan liga di RCDE Stadium, Barcelona. Wu Lei menjadi pemain China pertama yang membobol gawang Barcelona. Foto: internet

Striker asal China Wu Lei mengantarkan timnya Espanyol menahan seri 2-2 Barcelona dalam pertandingan yang menghiburkan pada derbi Catalan Minggu dini hari WIB (5/1/2020).

semarak.co -Barcelona berusaha keras kembali ke puncak klasemen setelah dikudeta Real Madrid yang mengalahkan Getafe 3-0 beberapa jam sebelum mereka dipaksa seri oleh Espanyol. Barca malah tertinggal lebih dulu 0-1 pada menit ke-25 ketika sundulan David Lopez yang memanfaatkan tendangan bebas dari kaki kiri Neto masuk ke gawang tim tamu.

Tim asuhan Ernesto Valverde berusaha membalas ketertinggalan ketika sundulan Lionel Messi tepat jatuh ke arah kiper Espanyol Diego Lopez. Sedangkan sebuah upaya Luis Suarez membentur tiang gawang.

Ivan Rakitic nyaris membuat Arturo Vidal menyamakan kedudukan pada babak pertama, dan Barca akhirnya menyamakan skor lima menit pertama babak kedua ketika Suarez menaklukkan Lopez lewat tembakan sentuhan pertama dari jarak dekat setelah menerima umpan sempurna Jordi Alba di dalam kotak penalti.

Suarez gantian merancang gol ketika umpannya dari luar kotak penalti membuat Vidal membawa Barcelona berbalik unggul 2-1. Frenkie de Jong menerima kartu kuning kedua dalam jangka 10 menit sehingga diusir wasit ke luar lapangan seperempat jam sebelum pertandingan selesai. Ini membuat kekuatan Barcelona menjadi pincang.

Kartu merah itu juga membuat Barcelona menderita ketika pemain pengganti Lei menjemput dengan manis umpan dari Matías Vargas untuk dikemasnya menjadi gol lewat tendangan sentuhan pertama yang gagal dihadang Neto sehingga menyamakan kedudukan dan menjadi pemain China pertama yang menyarangkan gol ke gawang Barcelona.

Poin ini sudah cukup mengantarkan Barcalona puncak klasemen La Liga namun dengan poin yang sama dengan Real Madrid karena unggul selisih gol, sedangkan juru kunci Espanyol memangkas defisit dari sesama penghuni zona degradasi Leganes dan Celta Vigo, demikian ESPN.

Beberapa saat setelah timnya mengawali tahun baru dengan kemenangan 3-0 atas Getafe, bos Real Madrid Zinedine Zidane meyakini bahwa Real sudah siap menjadi juara La Liga pada 2020.

Real sudah mengakhiri 2019 dengan melampaui Barcelona dua poin di puncak klasemen La Liga dan Zidane semakin yakin para pemainnya sudah siap menghadapi pertandingan-pertandingan ke depan.

Dia juga memuji pemainnya telah berhasil mengatasi situasi yang biasanya sulit saat menghadapi Getafe. “Selalu sulit bermain di sini di Getafe,” kata dia kepada Marca dalam laman football-espana.

“Kami sudah tahu pertandingan ini akan berat, tetapi kami berhasil menang, dan ini adalah kemenangan yang penting. Adalah penting mengawali dengan baik tantangan yang membentang di depan, karena kami tahu betapa rumitnya menjuarai liga ini. Para pemain pantas menang hari ini, karena mereka telah bermain bagus sekali sejak menit-menit awal,” terangnya.

Los Blancos kini harus jeda dari La Liga karena harus ke Arab Saudi untuk menjalani Piala Super Spanyol bersama Barcelona, Atletico Madrid dan Valencia, namun sekembali dari sana sudah ditunggu oleh laga-laga yang berat di Spanyol.

Setelah dari Saudi, Real akan kembali ditantang Sevilla, Real Valladolid dan Atletico Madrid sebelum Januari berakhir dalam pertandingan liga, yang segera diikuti oleh Copa del Rey dan Liga Champions. (net/lin)

LEAVE A REPLY