Dirut BRI Sunarso memegang tablet didampingi seluruh direksi saat memberi paparan laporan keuangan perseroan. Foto: heryanto

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyetujui pembayaran dividen untuk tahun ini sebesar Rp20,6 triliun. Ini setara Rp168,1 per lembar saham atau 60 persen dari total laba bersih pada 2019 yakni Rp34,4 triliun.  Menyusul Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2020 Bank BRI di Gedung BRI I, kawasan Soedirman, Jakarta Selatan, Selasa (18/2/2020).

semarak.co -Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, pembayaran dividen untuk tahun ini naik 27,2 persen dibandingkan dengan dividen yang dibagikan BRI pada tahun lalu sebesar Rp16,2 triliun atau sekitar Rp132,2 per lembar saham.

“Aset BRI mencapai Rp1.416,8 triliun. Laba bersih sepanjang 2019 itu Rp34,4 triliun sedangkan yang disetor ke kas negara Rp11,7 triliun lalu sisanya dibagikan ke pemegang saham,” kata Sunarso pada wartawan.

Sunarso memastikan pembagian dividen sebesar 60 persen itu tidak akan mempengaruhi rasio kecukupan modal (CAR) karena akan dijaga di atas 18 persen sehingga tetap kuat untuk mendukung pertumbuhan organik maupun anorganik.

CAR (capital adequacy ratio) BRI, kutip Sunarso, ada di kisaran 18 persen jadi meski dividen dibagikan 60 persen tapi CAR kita tetap bisa menjaga pertumbuhan. Termasuk juga mencadangkan dari risiko yang timbul pada 2020.

Sementara itu, lanjut Sunarso, Earning Per Share (EPS) perseroan untuk 2019 sebesar Rp279 atau naik 6,1 persen dibandingkan EPS pada 2018 yang sebesar Rp263.

Selanjutnya, dalam RUPST tersebut juga memutuskan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama BRI. “Dalam RUPS ini kami memutuskan saudara Kartika Wirjoatmodjo menjadi Komisaris Utama BRI,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo ditetapkan sebagai Komisaris Utama (Komut) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2020 BRI. Tiko, sapaan akrab Kartiko Wirjoatmodjo akan mulai mengabdi di BRI untuk menggantikan Andrinof A. Chaniago yang telah menjabat sejak 2017.

“Dalam RUPS ini kami memutuskan saudara Kartika Wirjoatmodjo menjadi Komisaris Utama BRI. Selanjutnya, mengangkat Wisto Prihadi menjadi Direktur Kepatuhan untuk menggantikan Azizatun Azhimah.

Selain itu, Sunarso menjelaskan aset BRI telah mencapai Rp1.416,8 triliun dan memperoleh laba bersih Rp34,4 triliun sepanjang 2019 sehingga dalam RUPST turut disetujui pembayaran dividen sebesar 60 persen dari laba bersih tersebut.

Karena itu, dividen yang dibagikan untuk tahun ini adalah Rp20,6 triliun atau sekitar Rp168,1 per lembar saham dan naik 27,2 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp16,2 triliun atau sekitar Rp132,2 per lembar saham.

Sementara itu, Earning Per Share (EPS) perseroan untuk tahun 2019 sebesar Rp279 atau naik 6,1 persen dibandingkan EPS tahun 2018 yang sebesar Rp263. (lin)

Berikut susunan Komisaris dan Direksi BRI yang telah disetujui dalam RUPST 2020:

Komisaris:

Komisaris Utama: Kartika Wirjoatmodjo

Wakil Komisaris Utama: Ari Kuncoro

Komisaris Independen: R Widyopramono

Komisaris Independen: Dwi Ria Latifa

Komisaris Independen: Rofikoh Rokhim

Komisaris Independen: Hedrikus Ivo

Komisaris Independen: Zulnahar Usman

Komisaris: Nicolaus Teguh Budi Harjanto

Komisaris: Hadiyanto

Komisaris: Rabin Indrajad Hattari

Direksi:

Direktur Utama: Sunarso

Wakil Direktur Utama: Catur Budi Harto

Direktur Bisnis, Kecil, Ritel, dan Menengah: Priyastomo

Direktur Digital, Teknologi Informasi, dan Operasi: Indra Utoyo

Direktur Jaringan dan Layanan: Ahmad Solichin Lutfiyanto

Direktur Kepatuhan: Wisto Prihadi

Direktur Manajemen Risiko: Agus Sudiarto

Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN: Agus Noorsanto

Direktur Konsumer: Handayani

Direktur Human Capital: Herdy Rosadi Harman

Direktur Keuangan: Haru Koesmahargyo

Direktur Bisnis Mikro: Supari

LEAVE A REPLY