Ketua PB Kurash Indonesia Teuku Riefky Harsya. foto: gunawan tarigan

Keberhasilan atlet cabang olahraga Kurash meraih satu medali perunggu Asian Games 2018. Ini membuat anggota DPR Teuku Riefky Harsya bertekad mengembangkan cabang olahraga yang berasal dari Asia Tengah itu.

Seperti diketahui, atlet Kurash Putri Indonesia Khasani Najmu Shifa (18) berhasil merebut medali perunggu Asian Games XVIII, Rabu (29/8) setelah lolos ke babak semifinal kelas wanita -63 Kg. Teuku Riefky yang menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Kurash Indonesia (PBKI), mengaku bangga atas prestasi Shifa yang diraih dengan kerja keras dan keuletan.

“Sungguh ini prestasi yang sangat indah, kita akan terus tingkatkan lagi dan kita juga akan memperbanyak pelatih di Indomesia,” ujar Teuku Riefky Harsya yang juga wakil rakyat Aceh di DPR Jakarta Selatan, Kamis (31/8).

Perjuangan keras dilalui Shifa setelah mengalahkan atlet kurash dari Thailand, Iran, dan India. Namun akhirnya Shifa kandas setelah kalah dari atlet Uzbekistan di babak semifinal. Pertandingan Shifa disaksikan sejak awal oleh President Kurash Dunia yang juga Direktur Asian Games OCA, Heidar Farman.

Medali emas direbut Shermetova Dildor (Uzbekistan), medali perak diraih Bayarbat Baasanjargal (Mongolia), serta medali perunggu kepada Shifa Kasani Najmu (Indonesia) dan Abdulmalikova Mukhlisa (Uzbekistan).

Kurash merupakan olahraga bela diri tertua di dunia sejak 3000 tahun yang lalu dan berasal dari Asia Tengah. Olahraga bela diri ini baru masuk ke Indonesia sekitar 2 tahun lalu dan diperkenalkan oleh PBKI.

Pada Asian Games ke-18 tahun 2018, PBKI menurunkan 14 atlet, 8 putra dan 6 putri untuk mengikuti 7 kelas pertandingan di bawah asuhan pelatih Denny Zulfendri dan Sugiri serta manager tim, Ira Purnama Sari. Untuk 4 kelas putra terdiri atas Kelas -66 kg, -81 kg, -90 kg dan +90 kg. Sedangkan 3 kelas putri terdiri atas kelas -52 kg, -63 kg, dan -78 kg.

Untuk mempersiapkan diri pada Asian Games 2018, PBKI dengan dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga mengikuti pertandingan ‘Try Out dan Training Camp’ pada 2017 sampai 2018 di Turkmenistan, Thailand, Iran dan Korea. Indonesia berhasil menjadi juara umum pada saat Try Out Thailand Open 2018. (trigan)

LEAVE A REPLY